Rabu, April 22, 2026
spot_img

7 Ribu Pohon Produktif Ditanam di Lahan Kritis Purwakarta

PURWAKARTA – Upaya pemulihan lahan kritis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui aksi penanaman bersama yang dipimpin Sekretaris Daerah Sri Jaya Midan, Selasa (21/4/2026) di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Chang Shin Indonesia, PT Feng Tay Indonesia, PT Daehwa Leather Lestari, dan PT TKG Taekwang Indonesia.

Sebanyak 7.000 pohon ditanam di lahan seluas 10 hektare, dengan jenis tanaman produktif seperti durian, kelengkeng, dan mangga. Penanaman ini bertujuan untuk memulihkan lahan kritis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Pelaku Industri di NHRI Dukung Arif Dianto Jadi Ketua Kadin

Sekda Purwakarta menegaskan, kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman, tetapi harus diiringi dengan perawatan yang maksimal, terutama menjelang musim kemarau.

“Jangan hanya sekadar menanam, tetapi juga harus merawat. Sumber air harus disiapkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perawatan tanaman akan dilakukan secara berkelanjutan hingga dua tahun ke depan. Selain perusahaan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat melalui penyuluh kehutanan akan melakukan pembinaan dan monitoring rutin setiap dua minggu sekali. Pemerintah desa dan kelompok tani hutan juga bertanggung jawab menjaga keberlangsungan tanaman.

Hasil dari tanaman produktif tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok tani hutan setempat, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Ghazali Center : Kebijakan Hemat BBM Tidak Cukup Hanya Sekedar 'Mengandangi' Mobil Dinas

Menurutnya, Desa Pasirmunjul merupakan wilayah rawan pergerakan tanah, sehingga penghijauan menjadi langkah penting untuk mencegah potensi bencana alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta dalam meningkatkan tutupan lahan.

Ia menekankan pentingnya konsep berkelanjutan dalam penghijauan, yakni tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan pemeliharaan berjalan optimal.

“Konsepnya bukan hanya tanam hari ini, tapi juga dipelihara di tahun berikutnya. Ini bisa menjadi contoh penanganan lahan kritis yang baik,” katanya.

Berita Lainnya  Andri : Bukan Hal yang Sulit bagi APH untuk Mengungkap Ijon Pokir Dewan

Dodit juga menyoroti pentingnya keberagaman jenis tanaman. Menurutnya, kombinasi tanaman kayu dan buah akan memberikan manfaat lebih besar, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi, serta mengurangi risiko serangan penyakit pada tanaman.

Melalui program ini, Pemkab Purwakarta berharap mampu menjaga tutupan lahan, mencegah erosi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil tanaman produktif di masa mendatang. (YT – PRO 93.10 FM)

Sumber : purwakartakab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

GMPI Bersiap Kepung Gedung Wakil Rakyat Karawang

KARAWANG - Dalam rangka persiapan aksi demonstrasi ke gedung DPRD Karawang pada Rabu (22/4/2026) besok, Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Karawang menggelar rapat...

Dugaan TPPU Perumda Tirta Bhagasasi Dilaporkan ke Kejaksaan

BEKASI - Koalisi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terdiri dari Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Bekasi dan Ormas Brigez Kabupaten Bekasi menyampaikan laporan...

Meski Viral di Medsos Diolok-olok Siswanya, Bu Syamsiah Tetap Memaafkan

PURWAKARTA - Syamsiah, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Purwakarta, menunjukkan kebesaran hati yang jarang ditemui di tengah derasnya...

Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

PURWAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil meringkus dua orang pelajar yang terlibat aksi pembacokan dalam tawuran berdarah di wilayah Kecamatan Campaka. Ironisnya,...

PHRI Dorong Pemkab Tertibkan THM Tak Berizin, ‘Awas! Ada Upeti Masuk Kantong’

KARAWANG - Tak ingin dituding telah melindungi beberapa pengusaha membandel, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang justru mendong Pemkab Karawang yang dalam hal...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan