Selasa, September 22, 2026
Google search engine

7 Ribu Pohon Produktif Ditanam di Lahan Kritis Purwakarta

PURWAKARTA – Upaya pemulihan lahan kritis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui aksi penanaman bersama yang dipimpin Sekretaris Daerah Sri Jaya Midan, Selasa (21/4/2026) di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Chang Shin Indonesia, PT Feng Tay Indonesia, PT Daehwa Leather Lestari, dan PT TKG Taekwang Indonesia.

Sebanyak 7.000 pohon ditanam di lahan seluas 10 hektare, dengan jenis tanaman produktif seperti durian, kelengkeng, dan mangga. Penanaman ini bertujuan untuk memulihkan lahan kritis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Wujudkan UMKM Digitalisasi, Disperindagkop UKM Kolaborasi dengan GOKAR

Sekda Purwakarta menegaskan, kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman, tetapi harus diiringi dengan perawatan yang maksimal, terutama menjelang musim kemarau.

“Jangan hanya sekadar menanam, tetapi juga harus merawat. Sumber air harus disiapkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perawatan tanaman akan dilakukan secara berkelanjutan hingga dua tahun ke depan. Selain perusahaan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat melalui penyuluh kehutanan akan melakukan pembinaan dan monitoring rutin setiap dua minggu sekali. Pemerintah desa dan kelompok tani hutan juga bertanggung jawab menjaga keberlangsungan tanaman.

Hasil dari tanaman produktif tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok tani hutan setempat, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Driver GOKAR Dapat Kemudahan KPR, Founder Langsung Diminta Siapkan MOU dengan BTN Karawang

Menurutnya, Desa Pasirmunjul merupakan wilayah rawan pergerakan tanah, sehingga penghijauan menjadi langkah penting untuk mencegah potensi bencana alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta dalam meningkatkan tutupan lahan.

Ia menekankan pentingnya konsep berkelanjutan dalam penghijauan, yakni tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan pemeliharaan berjalan optimal.

“Konsepnya bukan hanya tanam hari ini, tapi juga dipelihara di tahun berikutnya. Ini bisa menjadi contoh penanganan lahan kritis yang baik,” katanya.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan Pilkades Digital, Bimtek KPPS Digelar Sertak

Dodit juga menyoroti pentingnya keberagaman jenis tanaman. Menurutnya, kombinasi tanaman kayu dan buah akan memberikan manfaat lebih besar, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi, serta mengurangi risiko serangan penyakit pada tanaman.

Melalui program ini, Pemkab Purwakarta berharap mampu menjaga tutupan lahan, mencegah erosi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil tanaman produktif di masa mendatang. (YT – PRO 93.10 FM)

Sumber : purwakartakab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan