Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Ratusan Kurir Lazada Sambangi Disnaker, Adukan Perusahaan Tak Pernah Beri THR

Ratusan kurir online PT Lastana Express Logistik yang berafiliasi dengan platform aplikasi Lazada menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Selasa (18/3/2025).

Mereka menuntut perusahaan segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2025.

Selain berunjuk rasa, para kurir juga melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Astrianto, koordinator aksi, menegaskan bahwa para kurir telah bekerja dengan penuh dedikasi dan berharap perusahaan menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan THR.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

“Kami selalu bekerja totalitas untuk perusahaan ini. Sebelumnya, kami tidak menuntut THR karena pendapatan masih mencukupi. Namun, kondisi sekarang berbeda, dan kami berharap hak kami diperhatikan agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan bahagia,” ujar Astrianto.

Menanggapi aksi ini, Kepala Disnakertrans Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi para kurir dan akan segera melakukan langkah mediasi.

Kami akan segera menggelar pertemuan dengan semua pihak, termasuk memanggil perusahaan, agar bisa menemukan solusi terbaik bagi karyawan dan manajemen,” kata Rosmalia.

Berita Lainnya  Ghazali Center Minta Pemkab Karawang Tunda Tahapan Pengisian BPD

Ia juga menekankan bahwa meskipun regulasi mengenai THR bagi kurir online belum jelas, perusahaan seharusnya menunjukkan kepedulian terhadap pekerjanya.

“Pekerjaan sebagai kurir sangat berat, dan perhatian dari perusahaan berupa THR bisa menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mereka,” pungkasnya.

Aksi mogok kerja ini dikhawatirkan berdampak pada operasional pengiriman barang Lazada di wilayah Karawang dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Lastana Express Logistik. (Pojoksatu)

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Blunder Pernyataan Sudaryono: “Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo”

JAKARTA - Baru saja dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),  Sudaryono sudah mengeluarkan pernyataan yang dinilai 'blunder', karena menyebut program Makan Bergizi Gratis...

Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: “Beresiko Warga Main Hakim Sendiri”

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengaku tidak setuju dengan keputusan Gubernur...

Resmi Ditahan, Febrie: “Saya Merasa ini Kriminalisasi”

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton oleh Tim 9 Kejaksaan Agung,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan