Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Ratusan Kurir Lazada Sambangi Disnaker, Adukan Perusahaan Tak Pernah Beri THR

Ratusan kurir online PT Lastana Express Logistik yang berafiliasi dengan platform aplikasi Lazada menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Selasa (18/3/2025).

Mereka menuntut perusahaan segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2025.

Selain berunjuk rasa, para kurir juga melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Astrianto, koordinator aksi, menegaskan bahwa para kurir telah bekerja dengan penuh dedikasi dan berharap perusahaan menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan THR.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Dinas PUTR Purwakarta, Oknum Pejabat Sodorkan 'Amplop Putih' ke Wartawan

“Kami selalu bekerja totalitas untuk perusahaan ini. Sebelumnya, kami tidak menuntut THR karena pendapatan masih mencukupi. Namun, kondisi sekarang berbeda, dan kami berharap hak kami diperhatikan agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan bahagia,” ujar Astrianto.

Menanggapi aksi ini, Kepala Disnakertrans Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi para kurir dan akan segera melakukan langkah mediasi.

Kami akan segera menggelar pertemuan dengan semua pihak, termasuk memanggil perusahaan, agar bisa menemukan solusi terbaik bagi karyawan dan manajemen,” kata Rosmalia.

Berita Lainnya  NHRI Dukung Program Bupati Karawang Siapkan Lulusan Sekolah Siap Kerja

Ia juga menekankan bahwa meskipun regulasi mengenai THR bagi kurir online belum jelas, perusahaan seharusnya menunjukkan kepedulian terhadap pekerjanya.

“Pekerjaan sebagai kurir sangat berat, dan perhatian dari perusahaan berupa THR bisa menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mereka,” pungkasnya.

Aksi mogok kerja ini dikhawatirkan berdampak pada operasional pengiriman barang Lazada di wilayah Karawang dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Lastana Express Logistik. (Pojoksatu)

Berita Lainnya  Kades Sumurkondang Diadukan ke Kementerian Desa
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rivalitas Sepak Bola Cukup 2 x 45 Menit di Dalam Lapangan, Bobotoh Diimbau Tak Mudah Termakan Kabar Hoaks di Medsos

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya pihak kepolisian dari Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), pelajar SMK asal Kecamatan...

Tidak Ada Kaitannya dengan Bentrok Suporter, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Pelajar di Batujaya

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), seorang pelajar yang jasadnya ditemukan di bantaran...

Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

KOTA BEKASI - Seorang anak di bawah umur tewas ditusuk usai saling ejek hingga saling tantang di media sosial (medsos) di Pondok Melati, Kota...

Ustaz di Purwakarta Diduga Cabuli Murid, Polisi Sebut Ada 6 Korban di Bawah Umur

PURWAKARTA - Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang ustaz yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di sebuah majelis taklim tempatnya mengajar. Kasat Reskrim...

LMP dan Brigez Kembali Sambangi Kejari Bekasi, Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi dan TPPU Dirut PDAM Tirta Bhagasasi

BEKASI – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) bersama Brigez, menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Bekasi untuk memfollow-up laporannya pada 20 April 2026 lalu. Kedatangan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan