Jumat, Juni 12, 2026
spot_img

SDN Wanasari 01 Cibitung Laksanakan TKA Perdana dengan Sistem Berbasis Teknologi

BEKASI – SDN Wanasari 01, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Belasi melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana dengan sistem berbasis teknologi yang dinilai lebih ketat dan terukur.

Kepala SDN Wanasari 01, Hj Sulistyowati, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya masuk dalam gelombang ketiga yang berlangsung selama empat hari hingga Kamis mendatang.

“Sekolah kami masuk gelombang tiga, pelaksanaannya dari Senin sampai Kamis. Dalam sehari dibagi menjadi empat sesi, setiap sesi diikuti 20 siswa dan kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 15.30,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sistem TKA memiliki kemiripan dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), namun dengan pengawasan yang lebih ketat sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Lainnya  Fortusis Jabar Minta Kejelasan Program 'Sekolah Maung'

“Pengawasannya sekarang lebih ketat karena berbasis sistem, bahkan pengawas juga ikut diawasi. Jadi data yang dihasilkan bisa lebih akurat dan objektif,” jelasnya.

Menurutnya, TKA merupakan program baru yang baru pertama kali diterapkan, dengan peningkatan dari sisi teknologi dan mekanisme pengawasan.

“Ini tahun pertama pelaksanaan, jadi memang terasa lebih ketat. Sistemnya hampir seperti ujian nasional dulu, tetapi sekarang diperkuat dengan teknologi informasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sulistyowati menegaskan bahwa TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai pengumpulan data akademik.

“Ini bukan untuk menentukan kelulusan, tetapi lebih kepada input data. Namun kami tetap mengantisipasi kemungkinan adanya kebijakan lanjutan di masa depan,” katanya.

Adapun materi yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Pihak sekolah juga telah mempersiapkan siswa melalui pembelajaran intensif serta penyediaan buku khusus TKA.

Berita Lainnya  Mahasiswa UBP Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Persoalan Tambak Rakyat di Karawang Utara

“Guru-guru sudah bekerja keras dan sekolah juga mendukung dengan pengadaan buku TKA agar siswa lebih siap menghadapi ujian,” ungkapnya.

Dari sisi partisipasi, seluruh siswa kelas VI di SDN Wanasari 01 yang berjumlah 130 orang mengikuti TKA setelah adanya kesepakatan dengan orang tua.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua dan membuat surat pernyataan. Hasilnya, seluruh siswa ikut serta dalam TKA tahun ini,” tuturnya.

Di sisi lain, pelaksanaan TKA berbasis perangkat laptop juga menjadi tantangan tersendiri, khususnya terkait keterbatasan sarana dan aspek keamanan.

“Karena membutuhkan laptop, ada sekolah yang harus meminjam. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah terkait keamanan, karena perangkat harus dijaga selama empat hari,” ujarnya.

Berita Lainnya  Guru Swasta Teriak Tagih Janji KDM, Askun : 'Bayar-lah, Kasian Mereka'

Ia menambahkan, pihak sekolah bahkan menerapkan sistem penjagaan khusus guna mengantisipasi risiko kehilangan, mengingat adanya kejadian serupa di gelombang sebelumnya.

“Kami membuat mekanisme penjagaan karena ada informasi kejadian kehilangan di tempat lain. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap ke depan sistem pelaksanaan TKA dapat semakin efisien dan mendukung kenyamanan serta keamanan bagi sekolah.

“Mudah-mudahan ke depan ada sistem yang lebih efisien, sehingga pelaksanaan tetap optimal tanpa menambah risiko bagi guru maupun sekolah,” tandasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : “Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan”

KARAWANG - Pasca 'viral video pesta gay' di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev, hingga berujung aksi demonstrasi tokoh agama,...

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan