Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

NHRI Dukung Program Bupati Karawang Siapkan Lulusan Sekolah Siap Kerja

KARAWANG – Nasional Human Resource Institute (NHRI) mengaku akan terus mendukung setiap program Pemkab Karawang yang dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk menyiapkan lulusan sekolah yang siap kerja di industri.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum NHRI, Arif Dianto, saat kesempatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Sabtu (2/5/2026).

Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pada Pasal 15, Arif menjelaskan bahwa pendidikan kejuruan dan vokasi memang sudah menjadi tanggungjawab setiap pemerintah kabupaten/kota.

Oleh karenanya, ia mendorong Disnakertrans Karawang bisa lebih memperkuat koordinasi dengan semua unsur lembaga pendidikan dan industri, guna menyelenggarakan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar industri hari ini.

“Saya pikir pihak industri juga sangat siap untuk mendukung setiap program pendidikan vokasi. Tinggal bagaimana Kepala Disnaker Karawang Rosmalia lebih bisa memperkuat koordinasi dengan pihak industri maupun lembaga pendidikan,” tutur Arif Dianto.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika : Bupati Karawang Tak Perlu Klarifikasi Soal Map di Rumah Eks Kepala BGN

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang ini juga berpendapat, sampai sejauh ini Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh masih terlihat ‘concern’ di dalam mengurangi angka tingkat pengangguran. Hal ini terlihat ketika program website Loker Karawang mampu dikolaborasikan baik dengan pihak industri/perusahaan.

“Saya meyakini Bupati Aep memikirkan serius atas persoalan ini (pengangguran, red). Pertama, setiap program Disnaker selalu didukung penuh bupati. Kedua, komunikasi bupati dengan pihak industri/perusahaan masih terbangun sangat baik,” tuturnya.

“Tinggal kan bagaimana di sini pinter-pinternya Kadisnaker dalam meluncurkan inovasi program-program pendidikan vokasi yang sebetulnya sangat membantu para pencaker,” timpalnya.

Berita Lainnya  Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

Solusi Investasi Tinggi Tapi Serapan Tenaga Kerja Rendah

Arif juga menyoroti persoalan tingginya investasi di Karawang yang tidak berbanding lurus dengan kondisi serapan tenaga kerja per tahunnya.

Karena berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal, sepanjang 2024 investasi di Karawang mencapai Rp68 triliun, naik 61,52% dibanding tahun 2023 yang berada di angka Rp42,1 triliun.

Namun, angka investasi yang fantastis itu tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja yang terserap.

Berdasarkan data BPS Karawang, proporsi jumlah angkatan kerja di Kabupaten Karawang pada tahun 2024 sebanyak 1.248.626 orang. Angka ini terdiri dari penduduk yang bekerja sebanyak 1.148.236 orang atau 91,96% dari angkatan kerja. Lalu, 100.390 orang pengangguran terbuka atau 8,04% dibandingkan angkatan kerja.

Berita Lainnya  Dua Aksi Unjuk Rasa Berbeda di Jakarta, Mahasiswa Kritik Prabowo-Gibran, Massa Orang Tua Dukung MBG Dilanjutkan

Menurut Arif, solusi atas persoalan tersebut, maka Pemkab Karawang melalui Disnakertrans tidak hanya berfokus pada pendidikan vokasi yang berkaitan dengan industri. Melainkan harus ada program lain seperti pelatihan kerja mandiri. Artinya, bentuk pelatihan kerja yang bisa mencetak lulusan sekolah menjadi wirausahawan.

“Persoalannya memang paradigma anak-anak sekolah kita yang memandang bahwa bekerja itu harus di industri atau perusahaan. Padahal bertani dan berwirausaha pun disebut bekerja. Inilah tugas Disnaker dan lembaga pendidikan yang harus memberikan pemahaman itu,” tutup Arif.***

Ket foto : Ketua Umum NHRI Arif Dianto, Bupati H. Aep Syaepuloh, Kadisnaker Rosmalia.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan