Selasa, Oktober 6, 2026
Google search engine

Diancam Hukuman Mati di Arab Saudi, Keluarga Berharap Pemerintah Bisa Selamatkan Susanti

Keluarga Susanti (29) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang yang terancam hukum mati di Arab Saudi meminta pemerintah Indonesia bisa menyelamatkannya.

Ayah Susanti, Mahfud, meyakini anaknya itu bukan seorang pembunuh. Dia menilai jika itu merupakan tudahan yang keji.

Mahfud mengungkapkan, Susanti berangkat sebagai PMI di Arab Saudi 2012. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun.

Namun tak berselang lama, keluarga mendapatkan kabar yang mengejutkan, Susanti tersangkut hukum kasus pembunuhan.

Berita Lainnya  Dugaan Pengeroyokan Kader HMI Karawang, Ketum : "Itu Tindak Pidana"

Dia dituding telah melakukan pembunuhan terhadap anak majikan.

Kemudian, Mahfud tidak mendengar kabar lagi soal kasus anaknya tersebut karena jarak dan sulitnya komunikasi.

“Tiba-tiba saya mendengar jika anak saya akan dihukum mati,” kata dia.

Dia berharap pemerintah bisa menyelamatkan anaknya dari hukuman mati.

Apalagi ada peluang anaknya bisa bebas adalah membayar diyat (denda) sebesar Rp 120 miliar kepada keluarga majikannya.

“Saya hanya ingin anak saya kembali pulang,” kata dia.(Tribun)

Berita Lainnya  Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Teror Terhadap Aktivis Bermunculan, Kini Giliran Korbid Sospol BEM UI Dikeroyok OTK

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Hafidz Hernanda (Bapis), diduga menjadi korban penyerangan dan pengeroyokan oleh orang tidak dikenal (OTK), di kawasan Tebet Barat...

KIIC Masih Bungkam, Klaim Sertifikat HGB Kawasan Industri Tidak Ada Masalah

KARAWANG - Manajemen Karawang International Industrial City (KIIC), masih bungkam terkait dugaan tumpang tindih lahan kawasan hutan dengan puluhan pabrik/industri di wilayah kawasannya. Hingga Senin...

Hukum

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan