Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Diancam Hukuman Mati di Arab Saudi, Keluarga Berharap Pemerintah Bisa Selamatkan Susanti

Keluarga Susanti (29) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang yang terancam hukum mati di Arab Saudi meminta pemerintah Indonesia bisa menyelamatkannya.

Ayah Susanti, Mahfud, meyakini anaknya itu bukan seorang pembunuh. Dia menilai jika itu merupakan tudahan yang keji.

Mahfud mengungkapkan, Susanti berangkat sebagai PMI di Arab Saudi 2012. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun.

Namun tak berselang lama, keluarga mendapatkan kabar yang mengejutkan, Susanti tersangkut hukum kasus pembunuhan.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Dinas PUTR Purwakarta, Oknum Pejabat Sodorkan 'Amplop Putih' ke Wartawan

Dia dituding telah melakukan pembunuhan terhadap anak majikan.

Kemudian, Mahfud tidak mendengar kabar lagi soal kasus anaknya tersebut karena jarak dan sulitnya komunikasi.

“Tiba-tiba saya mendengar jika anak saya akan dihukum mati,” kata dia.

Dia berharap pemerintah bisa menyelamatkan anaknya dari hukuman mati.

Apalagi ada peluang anaknya bisa bebas adalah membayar diyat (denda) sebesar Rp 120 miliar kepada keluarga majikannya.

“Saya hanya ingin anak saya kembali pulang,” kata dia.(Tribun)

Berita Lainnya  Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rivalitas Sepak Bola Cukup 2 x 45 Menit di Dalam Lapangan, Bobotoh Diimbau Tak Mudah Termakan Kabar Hoaks di Medsos

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya pihak kepolisian dari Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), pelajar SMK asal Kecamatan...

Tidak Ada Kaitannya dengan Bentrok Suporter, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Pelajar di Batujaya

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), seorang pelajar yang jasadnya ditemukan di bantaran...

Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

KOTA BEKASI - Seorang anak di bawah umur tewas ditusuk usai saling ejek hingga saling tantang di media sosial (medsos) di Pondok Melati, Kota...

Ustaz di Purwakarta Diduga Cabuli Murid, Polisi Sebut Ada 6 Korban di Bawah Umur

PURWAKARTA - Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang ustaz yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di sebuah majelis taklim tempatnya mengajar. Kasat Reskrim...

LMP dan Brigez Kembali Sambangi Kejari Bekasi, Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi dan TPPU Dirut PDAM Tirta Bhagasasi

BEKASI – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) bersama Brigez, menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Bekasi untuk memfollow-up laporannya pada 20 April 2026 lalu. Kedatangan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan