Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Diancam Hukuman Mati di Arab Saudi, Keluarga Berharap Pemerintah Bisa Selamatkan Susanti

Keluarga Susanti (29) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang yang terancam hukum mati di Arab Saudi meminta pemerintah Indonesia bisa menyelamatkannya.

Ayah Susanti, Mahfud, meyakini anaknya itu bukan seorang pembunuh. Dia menilai jika itu merupakan tudahan yang keji.

Mahfud mengungkapkan, Susanti berangkat sebagai PMI di Arab Saudi 2012. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun.

Namun tak berselang lama, keluarga mendapatkan kabar yang mengejutkan, Susanti tersangkut hukum kasus pembunuhan.

Berita Lainnya  Forum Kutatandingan Minta Semua Pihak Menahan Diri, Desak APH Proses Hukum Haji Toha

Dia dituding telah melakukan pembunuhan terhadap anak majikan.

Kemudian, Mahfud tidak mendengar kabar lagi soal kasus anaknya tersebut karena jarak dan sulitnya komunikasi.

“Tiba-tiba saya mendengar jika anak saya akan dihukum mati,” kata dia.

Dia berharap pemerintah bisa menyelamatkan anaknya dari hukuman mati.

Apalagi ada peluang anaknya bisa bebas adalah membayar diyat (denda) sebesar Rp 120 miliar kepada keluarga majikannya.

“Saya hanya ingin anak saya kembali pulang,” kata dia.(Tribun)

Berita Lainnya  Barrier Gate di Mapolresta Karawang Disorot, Hanya Kendaraan Polisi yang Boleh Masuk, Masyarakat Diarahkan Parkir Berbayar
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan