Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Pesan Hardiknas, DPRD Karawang Minta Sekolah Jangan Abaikan Pendidikan Karakter dan Moral

KARAWANG – Wakil Ketua I DPRD Karawang, H. Oma Miharja Rizki, SH., MH., meminta pihak sekolah yang dalam hal ini tenaga pendidik tidak mengabaikan pendidikan karakter dan moral, dalam setiap proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Hal ini disampaikan Haji Oma, dalam kesempatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Sabtu (2/5/2026).

H. Oma Miharja berpendapat, pendidikan akademik memang penting untuk menunjang karir masa depan para siswa. Tetapi lebih dari itu, pendidikan karakter dan moral jauh lebih penting untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) anak bangsa untuk menuju visi Indonesia Emas 2045.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

“Kita selalu mendengar pesan dari orang tua bahwa akhlak atau moral harus di atas ilmu. Ini benar sekali, karena moralitas dapat memastikan ilmu pengetahuan digunakan dengan netral dan tidak memihak pada kepentingan yang merusak,” tutur H. Oma Miharja Rizki.

Berangkat dari prinsip sistem pendidikan seperti ini, H. Oma Miharja menegaskan bahwa semuanya harus berawal dari karakter dan moral yang ditunjukan setiap tenaga pendidikan atau guru di hadapan  para siswanya.

Berita Lainnya  GOKAR Perkenalkan Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang di Sekolah

Salah satu contoh kecil seperti sikap menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, berpakaian dan berambut rapih, menjaga kebersihan, hingga tidak merokok di lingkungan sekolah.

“Pendidikan karakter dan moral seperti ini tidak akan terserap di kepala atau otak siswa, selama tidak dicontohkan oleh tenaga pendidik sendiri. Ini memang terkesan hal sederhana. Tetapi sebenarnya hal-hal yang sangat penting di dunia pendidikan,” katanya.

Oleh karenanya, politisi Partai Demokrat ini menegaskan jangan sampai terjadi kasus tindakan kekerasan di dunia pendidikan, khususnya di Karawang. Karena ditegaskannya, hari ini bukan zamannya lagi mendidik siswa dengan cara kekerasan.

Berita Lainnya  Mulai 2027, Sekolah di Karawang Bakal Ada Ekstrakurikuler Baca Tulis Qur'an

“Jika siswa salah, berikan sanksi atau hukuman yang mendidik. Jangan sampai persoalan di sekolah masuk ke ranah pidana.  Saya tegaskan ini karena masih sering terjadi tindakan kekerasan di dunia pendidikan kita,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan