Minggu, September 20, 2026
spot_img

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang – Jawa Barat.

Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi kursi-kursi legislatif Karawang. Melainkan juga menjadi pemimpin di beberapa partai politik tertentu.

Seperti Anggota DPRD Karawang Dapil 1 Dian Fahrud Jaman S.IP, M.IP yang menjadi Ketua DPD Partai NasDem Karawang, Anggota DPRD Karawang Dapil 6 Dr. Anwar Hidayat SH.MH (Dede Anwar) yang menjadi Ketua DPC PDI-P Karawang, Anggota DPRD Karawang Dapil 5 Asep Supriatna yang menjadi Ketua DPD PAN Karawang, hingga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, M.IP (Kang Toleng) yang menjadi Ketua DPC PKB Karawang.

Berdasarkan catatan Redaksi Opiniplus.com, para tokoh muda yang menjadi ketua parpol ini bukanlah merupakan orang baru di dunia perpolitikan. Mereka tetap merangkak dari ‘akar rumput’ untuk menunjukan militansinya sebagai kader parpol. Hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan publik dan parpol masing-masing sebagai tokoh muda yang layak untuk memimpin partai politik.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Menariknya, re-organisasi kepemimpinan partai politik di Karawang juga diprediksi bakal terjadi di tubuh Partai Golkar. Munculnya nama Abdul Azis SE sebagai bakal kandidat calon ketua partai di Musda Partai Golkar Karawang, fakta politik ini menunjukan tentang benar adanya telah terjadi transformasi kepemimpinan tokoh muda di kepemimpinan parpol di Karawang.

Dengan modal restu politik dari para tokoh senior Partai Golkar dan dukungan 24 ketua PK Golkar, pertanyaanya apakah Abdul Azis akan menyusul para tokoh muda pimpinan parpol seperti Partai NasDem, PDI-P, PKB dan PAN?.

Berita Lainnya  Berawal dari 'Heureuy', Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

Penyegaran, Kaderisasi dan Strategi Politik

Dominasi kehadiran para tokoh muda di partai politik biasanya untuk menyiapkan strategi politik dalam merangkul suara Gen Z dan Kaum Milenial yang populasinya bisa mencapai 60% lebih.

Penyegaran dan kaderisasi politik juga biasanya menjadi alasan kuat mengapa banyak parpol mulai didominasi oleh kelompok muda. Sehingga dalam kondisi ini, kelompok tua maupun para tokoh senior politik biasanya cukup memberikan arahan kepada kelompok muda untuk bagaimana bisa bergerak di lapangan dalam meraih simpati masyarakat.

Alasan lain, kebutuhan inovasi dan relevansi biasanya menjadi alasan utama mengapa peranan tokoh muda sangat dibutuhkan partai politik. Pasalnya, para tokoh muda dianggap lebih mampu memahami isu-isu kekinian dan menghadirkan pendekatan politik baru yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Dan yang jauh lebih penting, kehadiran dan peranan tokoh muda di dalam partai politik adalah untuk menghapus stigma negatif tentang sistem oligarki dan paternalistik di dalam kelompok partai politik yang sejatinya harus mengedepankan sikap demokratis.

Bukankah fungsi partai politik adalah untuk menyalurkan aspirasi masyarakat melalui perolehan kekuasaan konstitusional dalam setiap Pemilu?.

Maka sistem oligarki dan paternalistik di dalam suatu kelompok politik sejatinya sudah lama ditinggalkan. Karena dianggap sudah kuno dan akan mengancam sistem demokrasi yang bertujuan untuk mencegah kekuasaan absolut dalam mencapai kesejahteraan sosial masyarakat. (Opini Politik)

Penulis :

ADE KOSASIH, SE
Pimred Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan