Kamis, Oktober 29, 2026
Google search engine

40 Kios dan Bangli di Kawasan Puncak Cianjur Ditertibkan, Emosi Pedagang Mereda Setelah KDM Janji Berikan Kompensasi Rp 10 Juta

CIANJUR – Sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan para pemilik kios dan bangunan liar (bangli), di Jalur Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur,  saat akan ditertibkan, pada Rabu (27/5/2026).

Namun demikian, emosi warga tersebut mereda dan merelakan bangunannya untuk dibongkar, setelah berdialog langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Pasalnya, KDM menjanjikan kompensasi Rp 10 juta untuk para pemilik bangunan yang dibongkar tersebut. Bahkan KDM menyebut akan memberikan biaya mengontrak rumah hingga membangunkan rumah bagi para pemilik bangunan yang belum memiliki rumah.

Berita Lainnya  Wilayah Pesisir Minim PJU, Wajar Jika Rawan Begal, Garda Bangsa Sindir Pemkab

“Kompensasi Rp 10 juta. Buat yang belum punya rumah nanti dibuatkan rumah. Sementara ngontrak, dikasih untuk kontrakannya,” tutur KDM, dilansir dari unggahan video instagram @dedimulyadi71.

Dayat (20), salah seorang pedagang mengaku tidak pernah menerima surat pemberitahuan penertiban bangunan. Ia mengetahui informasi penertiban setelah bertanya ke pedagang lain.

“Makanya tadi sempat ada protes dari penjual,” kata Dayat, pedagang yang sudah 20 tahun berjualan di Kawasan Puncak Cianjur ini.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo mengatakan, dana kompensasi tersebut diberikan oleh Pemprov Jabar melalui rekening dari pedagang yang sudah didata.

Berita Lainnya  Soroti Kontroversi Jalan Tuparev, SOSPOLs : "Jangan Terjebak pada Dikotomi Paving Blok dan Aspal"

“Betul tadi disampaikan langsung oleh pak Gubernur akan ada dana kompensasi untuk yang ditertibkan,” katanya, dilansir dari Detik.com.

Menurutnya, bantuan rumah tinggal akan diberikan pada pedagang atau pemilik bangunan yang belum memiliki rumah.

“Kalau yang belum punya rumah nanti didata, kemudian disiapkan rumah. Jadi khusus yang belum punya rumah. Nanti didata okeh Kades,” kata dia.

Djoko menambahkan, penertiban kios dan bangunan liar dilakukan untuk penataan kawasan puncak. Pasalnya Puncak akan difokuskan kembali menjadi tujuan wisata di Jawa Barat.

Berita Lainnya  Barrier Gate di Mapolresta Karawang Disorot, Hanya Kendaraan Polisi yang Boleh Masuk, Masyarakat Diarahkan Parkir Berbayar

“Puncak dua akan dibangun untuk alternatif jalan. Sedangkan Puncak I difungsikan kembali sebagai jalur wisata. Makanya ditata kembali, diawali dengan penertiban bangunan liar,” kata dia.

Menurut Djoko, saat ini ada 40 bangunan yang ditertibkan. Nantinya penertiban dilanjut ke titik lain sepanjang Jalur Puncak

“Untuk titik ini ada 40 kios dan bangunan. Nanti yang di bawah juga akan ditertibkan di agenda berikutnya,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

JAKARTA - Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat gabungan TNI-Polri terjadi di depan Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28...

Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

DELI SERDANG - MJH (36), seorang guru honorer mata pelajaran Agama di SD Negeri 107407 Rimo Mungkur, Desa Bekukul, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang,...

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

481 Siswa SMP di Dramaga – Bogor Alami Keracunan MBG

BOGOR - Sebanyak 481 siswa SMP di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

BOGOR - Polisi mengatakan MR sebagai pelaku utama pembacokan ARK (16), seorang bobotoh yang ditemukan tewas di di Jalan Raya Jakarta-Bogor. MR ditangkap pada Senin...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan