KOTA BEKASI – Seorang anak di bawah umur tewas ditusuk usai saling ejek hingga saling tantang di media sosial (medsos) di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).
Pelaku yang juga belum berusia dewasa ditangkap dan sudah diserahkan ke kejaksaan.
“Kejadian tersebut bermula daripada korban dan pelaku ini bertentangan di medsos, ada konflik di medsos, kemudian saling menantang,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam konferensi pers, Rabu (14/5/2026).
“Tentunya ada permasalahan, mereka saling ejek di medsos begitu bertemu mereka kembali lagi mempermasalahkan tentang hal tersebut dan terjadi penikaman terhadap korban,” imbuhnya.
Kusumo menyebutkan penusukan terjadi ketika korban dan pelaku terlibat perkelahian pada Rabu (22/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku yang sudah mempersiapkan pisau, kemudian menikam korban hingga tewas di sekitar lokasi.
“Karena memang sebelumnya sudah ada permasalahan di medsos, kemudian mereka terjadi saling perkelahian dan di situ rupanya pelaku sudah mempersiapkan pisau, sehingga korban terkena tikaman dan meninggal tidak jauh dari lokasi,” kata Kusumo.
Kusumo mengatakan keributan korban dan pelaku dilatarbelakangi permasalahan asmara. Keduanya diduga rebutan pacar.
“(Masalah awal) antara lain tentang juga hubungan dekat dengan wanita, seperti itu. Ya, antara lain seperti itu (rebutan wanita),” kata Kusumo.
Kusumo mengatakan korban dan pelaku masih berstatus pelajar SMP di Bekasi. Keduanya saling kenal di medsos, hingga akhirnya saling menantang dan janjian bertemu untuk berkelahi.
“Korban berusia 13 tahun meninggal dunia, kemudian pelaku antara lain anak yang berhadapan dengan hukum inisial YY usia 14 tahun,” kata Kusumo.
“Pelaku satu orang. Untuk perkara tersebut sudah tahap dua. Anak yang berhadapan dengan hukum ini sudah kita serahkan ke kejaksaan,” imbuhnya.***
Sumber : Detik.com










