Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

KOTA BEKASI – Seorang anak di bawah umur tewas ditusuk usai saling ejek hingga saling tantang di media sosial (medsos) di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Pelaku yang juga belum berusia dewasa ditangkap dan sudah diserahkan ke kejaksaan.

“Kejadian tersebut bermula daripada korban dan pelaku ini bertentangan di medsos, ada konflik di medsos, kemudian saling menantang,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam konferensi pers, Rabu (14/5/2026).

Berita Lainnya  Cabuli Belasan Anak, Pemilik Warung Kelontong di Karawang Diamankan Polisi

“Tentunya ada permasalahan, mereka saling ejek di medsos begitu bertemu mereka kembali lagi mempermasalahkan tentang hal tersebut dan terjadi penikaman terhadap korban,” imbuhnya.

Kusumo menyebutkan penusukan terjadi ketika korban dan pelaku terlibat perkelahian pada Rabu (22/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku yang sudah mempersiapkan pisau, kemudian menikam korban hingga tewas di sekitar lokasi.

“Karena memang sebelumnya sudah ada permasalahan di medsos, kemudian mereka terjadi saling perkelahian dan di situ rupanya pelaku sudah mempersiapkan pisau, sehingga korban terkena tikaman dan meninggal tidak jauh dari lokasi,” kata Kusumo.

Berita Lainnya  Rocky Gerung : ‎“Semua Pemain Bola Bagus dari Afrika karena MBG”

Kusumo mengatakan keributan korban dan pelaku dilatarbelakangi permasalahan asmara. Keduanya diduga rebutan pacar.

“(Masalah awal) antara lain tentang juga hubungan dekat dengan wanita, seperti itu. Ya, antara lain seperti itu (rebutan wanita),” kata Kusumo.

Kusumo mengatakan korban dan pelaku masih berstatus pelajar SMP di Bekasi. Keduanya saling kenal di medsos, hingga akhirnya saling menantang dan janjian bertemu untuk berkelahi.

“Korban berusia 13 tahun meninggal dunia, kemudian pelaku antara lain anak yang berhadapan dengan hukum inisial YY usia 14 tahun,” kata Kusumo.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki 'Mahasiswa Gadungan'

“Pelaku satu orang. Untuk perkara tersebut sudah tahap dua. Anak yang berhadapan dengan hukum ini sudah kita serahkan ke kejaksaan,” imbuhnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan