Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Pemkab Bekasi dan BPS Canangkan Program Desa Cantik 2026

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 dengan menyasar 3 desa yakni Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan, Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat serta Desa Karangmekar Kecamatan Kedungwaringin.

Pencanangan tersebut berlangsung secara daring di Ruang Command Center Diskominfosantik, Komplek Pemda Bekasi, Cikarang Pusat pada Selasa, (12/05/2026) yang dihadiri perangkat daerah terkait, camat, serta perangkat desa terkait.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan Pemkab Bekasi mendukung adanya program Desa Cantik sebagai upaya penguatan data. Menurutnya, pentingnya ketersediaan data yang akurat sebagai modal dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan.

“Tentunya data itu sangat penting karena menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan. Misalnya, saat membangun ruas jalan, pemerintah harus mengetahui jumlah jalan yang rusak di Kabupaten Bekasi. Dari data tersebut, intervensi pembangunan kemudian disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia sehingga dapat menentukan skala prioritas,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Resmi Lepas 689 Personel Atlet yang Berlaga di Porprov XV Jabar 2026

Endin mengapresiasi program Desa Cantik yang digagas BPS dan berharap sinergi antara Pemkab Bekasi dengan BPS semakin kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyediaan data yang akurat dan tepat sasaran.

“Harapan kami Program Desa Cantik ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung. Tentunya dengan data yang akurat dan tepat sasaran, dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam penentuan kebijakan yang lebih tepat,” tambahnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi, Krido Saptono, menjelaskan berdasarkan Perpres No 39 terkait Satu Data Indonesia, BPS selaku pembina data memiliki kewajiban dalam memberikan literasi dan pemahaman tentang data kepada semua stakeholder yang berada di ruang lingkup pemerintah daerah, termasuk Desa melalui program Desa Cantik.

Berita Lainnya  Laporan Menko Airlangga ke Prabowo Klaim Pengangguran Indonesi Menurun Sejak 1994

Menurutnya, program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data secara sistematis, terstandarisasi, dan berkelanjutan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. Hal ini juga sejalan dengan asta cita Presiden RI dalam membangun Indonesia dimulai dari desa.

“Melalui program Desa Cantik, kami membina desa-desa terpilih yang menjadi lokus 2026 agar nantinya aparatur desa mampu mengelola data yang terstandar, membuat website desa, menyusun monografi desa, hingga menggunakan data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran di level desa berdasarkan eviden tersebut,” jelasnya.

Krido menambahkan, program ini juga melibatkan pembentukan agen statistik di setiap desa yang dibina serta melibatkan Diskominfosantik dan DPMD agar dapat menyebarluaskan pemahaman pengelolaan data ke desa-desa lainnya.

Berita Lainnya  Menkes Ungkap Kopdes akan Beroperasi sebagai Klinik Pratama, Bisa Pakai BPJS Kesehatan

“Jadi dengan adanya para agen statistik desa, diharapkan dapat menyebarluaskan pemahaman pengelolaan data ke desa-desa. Contohnya seperti Desa Sukadanau yang nantinya dapat menjadi contoh dan bisa berbagi ilmunya kepada semua desa lainnya yang ada di Kecamatan Cikarang Barat,” tuturnya.

Kepala BPS berharap dukungan aparatur desa dalam kegiatan pengumpulan data Sensus Ekonomi maupun pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, pembinaan melalui Program Desa Cantik juga diarahkan untuk mendukung penguatan pengelolaan data dalam kedua program tersebut.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan