Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG – Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa Pejaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang – Jawa Barat.

Meski sudah dimakamkan selama 24 hari, tetapi makam di Dusun 1 RT 01/RW 01, Desa Sukasari tersebut tetap dibongkar, guna kepentingan penyelidikan.

Dokter forensik dari Biddokes Polda Jawa Barat, dr. Nurul mengatakan, proses ekshumasi ini dilakukan pihak kepolisian bersama tim dokter forensik. Sejumlah sampel jaringan jasad diambil untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.

Berita Lainnya  Polda Jabar Persilahkan Warga Tindak Begal, Asal Jangan Sampai Mati

Sampel akan diperiksa melalui uji histopatologi di Bandung dan uji toksikologi di Bogor, guna mendeteksi kemungkinan adanya zat berbahaya dalam tubuh korban.

Sementara itu, Kasatres PPA dan PPO Polres Karawang, AKP Herwit Yuanita menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada kesimpulan terkait pelaku maupun motif.

“Kami sudah lakukan ekshumasi dan otopsi. Untuk hasilnya, masih menunggu pemeriksaan forensik,” katanya.

Polisi memastikan seluruh fakta akan dikupas tuntas sebelum menentukan langkah hukum. Namun hingga kini, aparat belum membuka kemungkinan tersangka.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

Diketahui, kasus ini mencuat setelah ditemukan luka di sejumlah bagian tubuh korban sebelum meninggal dunia pada 14 April 2026. Saat itu, TP sempat dibawa ke Klinik Azahra sebelum dirujuk ke RS Hastien. Namun, nyawanya tak tertolong dan meninggal dalam perjalanan.

Fakta adanya luka di tubuh korban memicu dugaan kuat kekerasan. Polisi pun turun tangan dan memutuskan melakukan ekshumasi guna memastikan penyebab kematian melalui autopsi lanjutan.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan