Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Tolak Hilirisasi Aspal Buton Dibangun di Karawang, Sultan Buton Surati Prabowo

BAUBAU – Kesultanan Buton mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk protes atas kebijakan penempatan pusat industri hilirisasi aspal Buton.

Lembaga adat tersebut meminta pemerintah memindahkan pusat industri tersebut dari Karawang, Jawa Barat, kembali ke Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu menilai, penempatan pabrik pengolahan di luar daerah asal sumber daya alam hanya akan menjadikan warga lokal sebagai penonton.

Kebijakan ini dianggap menghilangkan potensi nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja yang seharusnya dinikmati masyarakat Buton.

“Groundbreaking yang sudah dilakukan oleh Presiden Prabowo ternyata hilirisasi industri aspal Buton itu ada di wilayah Karawang. Pihak Sultan Buton mengeluarkan maklumat karena berbeda dengan janji Presiden sebelumnya, Jokowi,” kata Juru Bicara Lembaga Adat Kesultanan Buton, Arman Manila, Kamis (7/5/2026).

Berita Lainnya  Yang Janji Relokasi Dedi Mulyadi, Yang Dibikin Pusing Lurah Jujun

Menagih Janji Pemerintah Pusat

Menurut Arman, saat kunjungan Presiden ke-7 Joko Widodo, pemerintah sempat menjanjikan bahwa industri aspal akan dipusatkan di Buton.

Namun, dalam peresmian groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap kedua oleh Presiden Prabowo di Cilacap, Rabu (29/4/2026), lokasi industri aspal Buton justru ditetapkan di Karawang.

Kekecewaan ini juga disuarakan oleh mantan Pj Bupati Buton, Basiran, yang turut mengirim surat terbuka.

Basiran menyatakan keprihatinan mendalam karena aspal Buton merupakan kekayaan alam tanah kelahirannya, namun manfaat hilirisasinya justru dibawa ke Pulau Jawa.

Berita Lainnya  287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak Dilepas untuk Misi Perdamaian Dunia di Afrika Tengah

“Kalau itu ditempatkan di wilayah lain, maka masyarakat Buton tidak ada nilai tambah ekonomi. Jika di Buton, masyarakat bisa menjadi tenaga kerja,” ucap Arman menekankan sisi keadilan bagi masyarakat adat.

Sorotan Proyek Hilirisasi Tahap II

Dari 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang diresmikan Presiden Prabowo, proyek aspal Buton menjadi satu-satunya yang lokasinya tidak berada di daerah asal sumber daya tersebut. Sebagai perbandingan, hilirisasi nikel tetap di Morowali, tembaga di Gresik, dan pengolahan pala tetap di Maluku.

Berikut adalah daftar proyek strategis nasional tersebut:

1. Kilang Gasoline: Dumai (Riau) & Cilacap (Jateng).
2. Tangki BBM: Palaran (Kaltim), Biak (Papua), & Maumere (NTT).
3. Produksi DME: Tanjung Enim (Sumsel).
4. Baja Nirkarat (Nikel): Morowali (Sulteng).
5. Baja Karbon (Besi): Cilegon (Banten).
6. Aspal Buton: Karawang (Jawa Barat).
7. Tembaga & Emas: Gresik (Jatim).
8. Sawit (Oleofood): Sei Mangkei (Sumut).
9. Pala & Kelapa: Maluku Tengah (Maluku).

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Kesultanan Buton kini tengah menyusun langkah strategis untuk melakukan audiensi langsung dengan Presiden Prabowo. Mereka berharap pemerintah pusat meninjau ulang lokasi proyek nomor 9 tersebut agar azas keadilan ekonomi bagi daerah penghasil dapat terpenuhi.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan