Sabtu, Mei 9, 2026
spot_img

Tolak Hilirisasi Aspal Buton Dibangun di Karawang, Sultan Buton Surati Prabowo

BAUBAU – Kesultanan Buton mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk protes atas kebijakan penempatan pusat industri hilirisasi aspal Buton.

Lembaga adat tersebut meminta pemerintah memindahkan pusat industri tersebut dari Karawang, Jawa Barat, kembali ke Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu menilai, penempatan pabrik pengolahan di luar daerah asal sumber daya alam hanya akan menjadikan warga lokal sebagai penonton.

Kebijakan ini dianggap menghilangkan potensi nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja yang seharusnya dinikmati masyarakat Buton.

“Groundbreaking yang sudah dilakukan oleh Presiden Prabowo ternyata hilirisasi industri aspal Buton itu ada di wilayah Karawang. Pihak Sultan Buton mengeluarkan maklumat karena berbeda dengan janji Presiden sebelumnya, Jokowi,” kata Juru Bicara Lembaga Adat Kesultanan Buton, Arman Manila, Kamis (7/5/2026).

Berita Lainnya  PHRI Dorong Pemkab Tertibkan THM Tak Berizin, 'Awas! Ada Upeti Masuk Kantong'

Menagih Janji Pemerintah Pusat

Menurut Arman, saat kunjungan Presiden ke-7 Joko Widodo, pemerintah sempat menjanjikan bahwa industri aspal akan dipusatkan di Buton.

Namun, dalam peresmian groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap kedua oleh Presiden Prabowo di Cilacap, Rabu (29/4/2026), lokasi industri aspal Buton justru ditetapkan di Karawang.

Kekecewaan ini juga disuarakan oleh mantan Pj Bupati Buton, Basiran, yang turut mengirim surat terbuka.

Basiran menyatakan keprihatinan mendalam karena aspal Buton merupakan kekayaan alam tanah kelahirannya, namun manfaat hilirisasinya justru dibawa ke Pulau Jawa.

Berita Lainnya  Program 'Nikah Hemat Tanpa Biaya', Sasar Pasangan Nikah yang Miliki Keterbatasan Ekonomi

“Kalau itu ditempatkan di wilayah lain, maka masyarakat Buton tidak ada nilai tambah ekonomi. Jika di Buton, masyarakat bisa menjadi tenaga kerja,” ucap Arman menekankan sisi keadilan bagi masyarakat adat.

Sorotan Proyek Hilirisasi Tahap II

Dari 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang diresmikan Presiden Prabowo, proyek aspal Buton menjadi satu-satunya yang lokasinya tidak berada di daerah asal sumber daya tersebut. Sebagai perbandingan, hilirisasi nikel tetap di Morowali, tembaga di Gresik, dan pengolahan pala tetap di Maluku.

Berikut adalah daftar proyek strategis nasional tersebut:

1. Kilang Gasoline: Dumai (Riau) & Cilacap (Jateng).
2. Tangki BBM: Palaran (Kaltim), Biak (Papua), & Maumere (NTT).
3. Produksi DME: Tanjung Enim (Sumsel).
4. Baja Nirkarat (Nikel): Morowali (Sulteng).
5. Baja Karbon (Besi): Cilegon (Banten).
6. Aspal Buton: Karawang (Jawa Barat).
7. Tembaga & Emas: Gresik (Jatim).
8. Sawit (Oleofood): Sei Mangkei (Sumut).
9. Pala & Kelapa: Maluku Tengah (Maluku).

Berita Lainnya  Fiks, Kirab Mahkota Binokasih Dimulai dari Jl. Ir. H. Juanda dan Berakhir di Alun-alun Karawang

Kesultanan Buton kini tengah menyusun langkah strategis untuk melakukan audiensi langsung dengan Presiden Prabowo. Mereka berharap pemerintah pusat meninjau ulang lokasi proyek nomor 9 tersebut agar azas keadilan ekonomi bagi daerah penghasil dapat terpenuhi.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan