Sabtu, Juni 13, 2026
spot_img

‘Shut Up KDM’, Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

BANDUNG – Suasana laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam, tidak hanya diwarnai persaingan di atas lapangan. Aksi suporter Persib di tribun utara juga menjadi perhatian publik setelah muncul spanduk bertuliskan Shut Up KDM.

Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 tersebut berakhir tanpa gol. Persib dan Arema harus puas berbagi poin usai bermain imbang 0-0 dalam duel yang berlangsung cukup ketat sejak menit awal.

Namun di tengah jalannya pertandingan, perhatian sebagian penonton justru tertuju ke tribun utara GBLA. Sekelompok suporter Persib membentangkan spanduk bertulis Shut Up KDM sebagai bentuk protes yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Berita Lainnya  Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

Aksi tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah akun Instagram @indonesiafootball_fans. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kritik dari tribun utara ditujukan kepada Kang Dedi Mulyadi yang dianggap terlalu sering membawa nama Persib Bandung dalam berbagai pernyataan.

”Kritik keras dari tribun utara untuk gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. KDM dianggap mencari panggung dengan nama Persib Bandung,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Dedi Mulyadi terkait munculnya spanduk tersebut. Meski begitu, aksi itu memancing beragam respons dari warganet.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

Sebagian menilai kritik dari tribun merupakan bentuk ekspresi supporter. Sementara lainnya berharap hubungan antara tokoh publik dan komunitas suporter tetap terjaga dengan baik.

Di sisi lain, hasil imbang melawan Arema FC membuat Persib gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Meski tampil dominan dalam beberapa momen pertandingan, lini serang Maung Bandung belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat.

Arema FC juga tampil disiplin sepanjang laga dan beberapa kali mampu memberikan ancaman lewat serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.

Berita Lainnya  Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar 'Kongkalikong' Pengaturan Titik SPPG

Laga ini pun meninggalkan dua cerita sekaligus, yakni hasil imbang di atas lapangan dan aksi kritik dari tribun yang menjadi sorotan publik sepak bola nasional.***

Sumber : JawaPos.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : “Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan”

KARAWANG - Pasca 'viral video pesta gay' di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev, hingga berujung aksi demonstrasi tokoh agama,...

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan