Sabtu, April 25, 2026
spot_img

‘Shut Up KDM’, Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

BANDUNG – Suasana laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam, tidak hanya diwarnai persaingan di atas lapangan. Aksi suporter Persib di tribun utara juga menjadi perhatian publik setelah muncul spanduk bertuliskan Shut Up KDM.

Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 tersebut berakhir tanpa gol. Persib dan Arema harus puas berbagi poin usai bermain imbang 0-0 dalam duel yang berlangsung cukup ketat sejak menit awal.

Namun di tengah jalannya pertandingan, perhatian sebagian penonton justru tertuju ke tribun utara GBLA. Sekelompok suporter Persib membentangkan spanduk bertulis Shut Up KDM sebagai bentuk protes yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Berita Lainnya  KDM Minta Samsat Tiru Perbankan, Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit

Aksi tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah akun Instagram @indonesiafootball_fans. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kritik dari tribun utara ditujukan kepada Kang Dedi Mulyadi yang dianggap terlalu sering membawa nama Persib Bandung dalam berbagai pernyataan.

”Kritik keras dari tribun utara untuk gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. KDM dianggap mencari panggung dengan nama Persib Bandung,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Dedi Mulyadi terkait munculnya spanduk tersebut. Meski begitu, aksi itu memancing beragam respons dari warganet.

Berita Lainnya  Dugaan TPPU Perumda Tirta Bhagasasi Dilaporkan ke Kejaksaan

Sebagian menilai kritik dari tribun merupakan bentuk ekspresi supporter. Sementara lainnya berharap hubungan antara tokoh publik dan komunitas suporter tetap terjaga dengan baik.

Di sisi lain, hasil imbang melawan Arema FC membuat Persib gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Meski tampil dominan dalam beberapa momen pertandingan, lini serang Maung Bandung belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat.

Arema FC juga tampil disiplin sepanjang laga dan beberapa kali mampu memberikan ancaman lewat serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.

Berita Lainnya  BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

Laga ini pun meninggalkan dua cerita sekaligus, yakni hasil imbang di atas lapangan dan aksi kritik dari tribun yang menjadi sorotan publik sepak bola nasional.***

Sumber : JawaPos.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BGN Kembali Disorot, Kali ini Soal Rp 5,7 Miliar Anggaran Zoom Meeting

JAKARTA - Badan Gizi Nasional menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk berlangganan lisensi Zoom Meeting selama April-Desember 2026. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan anggaran...

Pertama di Indonesia, Kabupaten Bekasi Bentuk Satgas Perlindungan Guru

BEKASI - Kabupaten Bekasi mencatatkan sejarah baru di dunia pendidikan tanah air. Daerah ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menginisiasi pembentukan Satgas Perlindungan...

Dugaan Korupsi Rp 278 Miliar PD Migas, Kejari Kota Bekasi Naikan Status ke Tahap Penyidikan

KOTA BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi resmi menaikkan status penanganan perkara dugaan korupsi pada badan usaha milik daerah (BUMD) sektor energi, PT...

Polemik Dana Hibah Rp 100 Juta untuk RW, DPRD Minta Pencairan Ditunda

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali membuka pengajuan program dana hibah sebesar Rp100 juta per Rukun Warga (RW) pada 2026. Program yang menyasar...

Bupati Aep Warning Kepsek: Jangan Ada Penyimpangan Dana BOS

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan 'warning' atau peringatan keras kepada semua kepala sekolah (kepsek), terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Peringatan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan