Senin, Mei 18, 2026
spot_img

‘Shut Up KDM’, Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

BANDUNG – Suasana laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4) malam, tidak hanya diwarnai persaingan di atas lapangan. Aksi suporter Persib di tribun utara juga menjadi perhatian publik setelah muncul spanduk bertuliskan Shut Up KDM.

Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 tersebut berakhir tanpa gol. Persib dan Arema harus puas berbagi poin usai bermain imbang 0-0 dalam duel yang berlangsung cukup ketat sejak menit awal.

Namun di tengah jalannya pertandingan, perhatian sebagian penonton justru tertuju ke tribun utara GBLA. Sekelompok suporter Persib membentangkan spanduk bertulis Shut Up KDM sebagai bentuk protes yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Berita Lainnya  Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: 'Sudah Melalui Prosedur...'

Aksi tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah akun Instagram @indonesiafootball_fans. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kritik dari tribun utara ditujukan kepada Kang Dedi Mulyadi yang dianggap terlalu sering membawa nama Persib Bandung dalam berbagai pernyataan.

”Kritik keras dari tribun utara untuk gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. KDM dianggap mencari panggung dengan nama Persib Bandung,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Dedi Mulyadi terkait munculnya spanduk tersebut. Meski begitu, aksi itu memancing beragam respons dari warganet.

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Sebagian menilai kritik dari tribun merupakan bentuk ekspresi supporter. Sementara lainnya berharap hubungan antara tokoh publik dan komunitas suporter tetap terjaga dengan baik.

Di sisi lain, hasil imbang melawan Arema FC membuat Persib gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Meski tampil dominan dalam beberapa momen pertandingan, lini serang Maung Bandung belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat.

Arema FC juga tampil disiplin sepanjang laga dan beberapa kali mampu memberikan ancaman lewat serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

Laga ini pun meninggalkan dua cerita sekaligus, yakni hasil imbang di atas lapangan dan aksi kritik dari tribun yang menjadi sorotan publik sepak bola nasional.***

Sumber : JawaPos.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan