Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img

Ustaz di Purwakarta Diduga Cabuli Murid, Polisi Sebut Ada 6 Korban di Bawah Umur

PURWAKARTA – Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang ustaz yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di sebuah majelis taklim tempatnya mengajar.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun mengatakan hingga kini polisi telah mendata sedikitnya enam korban dugaan pencabulan yang diduga dilakukan ustaz berinisial T (58).

Namun, polisi baru bisa memintai keterangan dua korban dalam kasus yang terjadi di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ini.

“Pemeriksaan dilakukan secara khusus karena seluruh korban masih di bawah umur. Polisi melibatkan polwan, dinas sosial hingga psikolog klinis dalam proses pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban,” ujar AKP Uyun Saepul Uyun, saat memberikan keterangan di Mapolres Purwakarta, Selasa (12/5/2026) sore.

Berita Lainnya  Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

Uyun mengatakan polisi telah meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan setelah mendapatkan alat bukti.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan secara detail bentuk dugaan tindakan pecabulan yang dilakukan pelaku. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan visum terhadap para korban.

“Dari pemeriksaan sementara tidak ada dugaan persetubuhan,” tegas Uyun.

Diketahui, kasus ini mengejutkan warga sekitar karena pelaku dikenal sebagai tokoh agama yang dihormati dan aktif memimpin berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.

Berita Lainnya  Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: "Beresiko Warga Main Hakim Sendiri"

Seorang warga, Hasan Asari (55), mengaku sosok ustaz tersebut selama ini dikenal baik dan dihormati masyarakat. “Beliau selama ini sangat dihormati warga” ucap Hasan.

Kini aktivitas di majelis taklim tempat pelaku mengajar sementara waktu tampak kosong. Bangunan terlihat hening tidak ada aktivitas. Padahal, lokasi tersebut kerap menjadi aktivitas pengajian anak-anak pada siang dan sore hari.

Hasan berharap, bangunan tersebut tidak dirusak oleh warga apabila memang benar terduga pelaku melakukan tindakan asusila terhadap anak muridnya.***

Berita Lainnya  Motif Sakit Hati, Perangkat Desa di Pekalongan Dibunuh Orang yang Sudah Dikenalnya

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BNN Gerebek Kampung Bahari, Warga Melawan Lempar Batu hingga Petasan

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis...

Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

GOWA - Suasana rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat memanas hingga diwarnai kericuhan. Kericuhan ini dipicu oleh teriakan dari...

Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

KARANGANYAR - Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 94 siswa SDN 2 Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, batal dibagikan pada Rabu (12/8/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad ‘Dijaga’ Ular Kobra

TASIKMALAYA - Proses evakuasi jasad Aam Amelia (45), seorang perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat terhenti berulang kali. Penyebabnya, di dalam sumur tua sedalam 12...

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan