Jumat, Juni 12, 2026
spot_img

Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

KARAWANG – Puluhan warga Desa Tirtasari,
Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam.

Aksi ini dipicu atas dugaan tindak pencabulan yang dilakukan oknum ustaz terhadap sejumlah santriwati di ponpes tersebut.

Warga yang geram mendatangi lokasi ponpes tempat si ustaz tersebut mengajar.

Mereka menuntut kejelasan serta proses hukum atas dugaan perbuatan asusila yang
dinilai telah meresahkan masyarakat.

Berita Lainnya  Anggota Dewan Laporkan Mantan Anggota Dewan, Dugaan Penggelapan Dana Investasi Rp 110 Juta

Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan, korban diduga lebih dari satu orang. Bahkan, beberapa diantaranya dikabarkan mengalami kehamilan.

Kondisi tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung aksi demonstrasi.

“Warga sudah tidak bisa menahan emosi, apalagi setelah muncul kabar ada korban sampai hamil,” ujar salah satu warga di lokasi, dilansir dari unggahan video instagram @informasi_karawang.

Situasi sempat memanas, namun aparat keamanan yang datang ke lokasi berupaya meredam emosi massa, agar tidak terjadi tindakan anarkis.

Berita Lainnya  Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

Hingga malam hari tadi, aparat masih berjaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun jumlah pasti korban.

Namun, warga mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara serius dan transparan.***

Ket foto : Tangkapan layar video aksi warga

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : “Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan”

KARAWANG - Pasca 'viral video pesta gay' di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev, hingga berujung aksi demonstrasi tokoh agama,...

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan