Kamis, November 5, 2026
Google search engine

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG – Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen padi di areal pesawahan Bojongjaya, Rabu (20/5/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa meninggalnya dua orang buruh tani di Pantura Subang akibat tersambar petir tersebut viral di media sosial.

Kapolsek Pusakanagara Kompol Jusdijachlan mengungkapkan, peristiwa dua warga Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, tersambar petir terjadi saat kedua korban sedang memanen padi di tengah sawah.

“Saat itu rombongan kuli pemanen padi berjumlah 19 orang sedang memotong atau memanen padi. Namun, nahas, saat sedang memotong (mengarit padi), tiba-tiba cuaca mendung dan hujan turun, para buruh tani tersebut kemudian menghentikan aktivitasnya dan memilih berteduh di saung,” ungkap Kapolsek Pusakanagara Kompol Jusdijachlan, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/5/2026) malam.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Menurut Jusdijachlan, akibat hujan yang tak kunjung reda, belasan buruh tani tersebut akhirnya memutuskan untuk pulang dan akan melanjutkan pekerjaan memanen padi esok hari.

“Namun, nahas, saat hendak pulang mengambil motor, tiba-tiba petir datang dan menyambar dua buruh tani tersebut hingga keduanya tewas,” katanya.

Kedua korban tersambar petir tersebut diketahui bernama Carwita (39), warga Dusun Karangtempel RT 06/02 Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, dan Wastim (43), Dusun Karangtengah RT 08/03, Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang.

Berita Lainnya  481 Siswa SMP di Dramaga - Bogor Alami Keracunan MBG

“Kedua korban ini sebenarnya sudah keluar dari pesawahan. Namun, Wastim harus balik lagi ke sawah karena sandalnya ketinggalan di saung dan saat mengambil sandal tersebut Wastim tersambar petir,” katanya.

Sementara Carwita saat itu dirinya sudah naik sepeda motor tetapi masih berada di tanggul sekitaran pesawahan tersebut. “Namun, nahas saat akan mengendarai motor, tiba-tiba petir menyambar tubuh korban hingga korban terkapar,” ucapnya.

Kedua korban langsung dievakuasi oleh beberapa kerabat rombongan buruh tani di pesawahan dengan menggunakan sarung kemudian ditandu ke rumah masing-masing.

Berita Lainnya  Soroti Warga Terpapar Gas Kimia, HIPMI Desak Audit IPAL Milik PT. Pindo Deli 2

“Korban Wastim oleh pihak keluarga sempat dilarikan ke RS Mitra Plumbon Indramayu, namun kata dokter korban sudah meninggal, selanjutnya kembali dibawa pulang ke rumah duka,” katanya.

Dikatakan Jusdijachlan, kedua korban yang tersambar petir saat berada di sawah tersebut mengalami luka di bagian kepala dan wajah. “Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menganggap sebagai sebuah musibah dan takdir dari Allah SWT. Kedua korban sudah dimakamkan tadi sore di pemakaman umum setempat,” pungkasnya.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan