Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG – Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen padi di areal pesawahan Bojongjaya, Rabu (20/5/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa meninggalnya dua orang buruh tani di Pantura Subang akibat tersambar petir tersebut viral di media sosial.

Kapolsek Pusakanagara Kompol Jusdijachlan mengungkapkan, peristiwa dua warga Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, tersambar petir terjadi saat kedua korban sedang memanen padi di tengah sawah.

“Saat itu rombongan kuli pemanen padi berjumlah 19 orang sedang memotong atau memanen padi. Namun, nahas, saat sedang memotong (mengarit padi), tiba-tiba cuaca mendung dan hujan turun, para buruh tani tersebut kemudian menghentikan aktivitasnya dan memilih berteduh di saung,” ungkap Kapolsek Pusakanagara Kompol Jusdijachlan, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/5/2026) malam.

Berita Lainnya  'Perang Dingin' Dugaan Sengketa Piutang Rp 35 Miliar, Abang Ijo Tolak Kompensasi Proyek APBD

Menurut Jusdijachlan, akibat hujan yang tak kunjung reda, belasan buruh tani tersebut akhirnya memutuskan untuk pulang dan akan melanjutkan pekerjaan memanen padi esok hari.

“Namun, nahas, saat hendak pulang mengambil motor, tiba-tiba petir datang dan menyambar dua buruh tani tersebut hingga keduanya tewas,” katanya.

Kedua korban tersambar petir tersebut diketahui bernama Carwita (39), warga Dusun Karangtempel RT 06/02 Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, dan Wastim (43), Dusun Karangtengah RT 08/03, Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Penyaluran KPR pada BTN ke PT. BAS

“Kedua korban ini sebenarnya sudah keluar dari pesawahan. Namun, Wastim harus balik lagi ke sawah karena sandalnya ketinggalan di saung dan saat mengambil sandal tersebut Wastim tersambar petir,” katanya.

Sementara Carwita saat itu dirinya sudah naik sepeda motor tetapi masih berada di tanggul sekitaran pesawahan tersebut. “Namun, nahas saat akan mengendarai motor, tiba-tiba petir menyambar tubuh korban hingga korban terkapar,” ucapnya.

Kedua korban langsung dievakuasi oleh beberapa kerabat rombongan buruh tani di pesawahan dengan menggunakan sarung kemudian ditandu ke rumah masing-masing.

Berita Lainnya  Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

“Korban Wastim oleh pihak keluarga sempat dilarikan ke RS Mitra Plumbon Indramayu, namun kata dokter korban sudah meninggal, selanjutnya kembali dibawa pulang ke rumah duka,” katanya.

Dikatakan Jusdijachlan, kedua korban yang tersambar petir saat berada di sawah tersebut mengalami luka di bagian kepala dan wajah. “Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menganggap sebagai sebuah musibah dan takdir dari Allah SWT. Kedua korban sudah dimakamkan tadi sore di pemakaman umum setempat,” pungkasnya.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : “Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi”

PURWAKARTA - Terkait persoalan piutang pribadi yang sedang dipersoalkan Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, kabar teranyar menyebutkan ada oknum yang mengatasnamakan utusan Gubernur...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan