Senin, Juni 15, 2026
spot_img

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG – Isu liar teror ‘pocong’ mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten.

Heboh isu teror ‘pocong’ itu pun ramai di media sosial. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa aksi tersebut diduga menjadi modus perampokan rumah warga.

Narasi yang beredar menyatakan sosok menyerupai pocong itu bukan kejadian mistis, melainkan modus tindak kriminal. Pelaku diduga sengaja menyamar untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu.

Setelah pintu dibuka, pelaku disebut akan melancarkan aksi kriminal seperti pencurian atau perampokan.

Berita Lainnya  Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

Polisi pun bergerak menindaklanjuti isu yang beredar tersebut. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

Ia juga meminta warga tidak mudah percaya serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Tingkatkan kewaspadaan, tetap tenang dan tidak panik, serta jangan mudah percaya pada informasi yang belum tervalidasi. Jangan menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” kata Indra, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, aksi yang menyerupai teror itu diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan saat situasi lingkungan tidak kondusif.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.

Polresta Tangerang mengecek lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya teror pocong di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Polisi telah mengecek di sekitar lokasi dimaksud, tapi hasilnya nihil.

“Ya, sampai saat ini belum ditemukan. Kami masih melakukan pendalaman karena belum ada laporan resmi yang masuk atau disampaikan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara, Rabu (20/5).

Berita Lainnya  Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

Menurut Sandro, informasi mengenai teror pocong tersebut baru sebatas unggahan di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi juga masih mendalami motif di balik penyebaran informasi tersebut.

“Makanya masih kami dalami,” katanya.

Polisi turut melacak akun yang pertama kali mengunggah informasi mengenai dugaan teror pocong itu.

“Iya, akan kami telusuri. Perkembangan selanjutnya nanti akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan