Selasa, Mei 19, 2026
spot_img

KDM Pimpin Pembongkaran Kios di Cicadas, Janji Berikan Pekerjaan Baru bagi PKL

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akhirnya turun tangan membongkar kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Cicadas, Kota Bandung.

Dedi sebelumnya sempat menantang Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan untuk menuntaskan persoalan PKL yang berlarut-larut di kawasan tersebut, namun tak kunjung selesai.

Sebelum menurunkan alat berat untuk membongkar kios PKL, Dedi sempat berdialog dengan Koordinator PKL Cicadas, Amang Herman dan sepakat untuk melakukan penataan pedestrian dan membongkar puluhan kios yang bertahun-tahun menjadi penyebab kemacetan di wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

Dalam percakapan itu, Dedi pun menawarkan solusi pekerjaan bagi para PKL.

“Kita sepakat untuk melakukan penataan, kios-kiosnya dibongkar dirapikan nanti saya beri solusi pekerjaan untuk pedagang kaki limanya,” ujar Dedi, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, solusi pekerjaan jauh lebih tepat dibanding wacana relokasi yang tidak mengalami kemajuan signifikan.

Dari sisi kebijakan, penataan PKL sebetulnya tidak menuntut adanya kompensasi, namun Dedi mengaku penertiban akan membuat para pedagang kehilangan pekerjaan jika tidak disertai solusi pekerjaan lain.

“Sekarang saya memberi solusi buat memenuhi isi perut mereka, setelah dibongkar mereka mau kemana supaya tetap punya penghasilan,” katanya.

Berita Lainnya  Hankam LSM Laskar NKRI Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

Pembongkaran kios PKL ini pun akan mengembalikan pedestrian di Jalan Cicadas kembali sesuai fungsinya serta mendukung proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya yang mulai dikerjakan.

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Tulus Arifin mengatakan, penertiban ini merupakan instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki.

Dikatakan Tulus, total sudah ada sekitar 20 PKL yang dibongkar. “Kurang lebih baru 20-an,” ujar Tulus.

Berita Lainnya  Ade Kunang Terima Rp 11 Miliar dan Ayahnya Rp 1 Miliar

Penertiban ini, kata dia, akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Bandung, karena kawasan tersebut berada dalam wilayah penanganan kota.

Terkait relokasi pedagang, Tulus memastikan pembahasan sudah dilakukan Gubernur Jabar dengan koordinator pedagang soal langkah lanjutan bagi para PKL terdampak penertiban.

“Sudah berkomunikasi dengan koordinator pedagang dan kami fokus pada penertiban saja,” katanya. (*)

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pasca 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Longsor, Kini Wisata Curug Cileat – Subang Ditutup Sementara

SUBANG - Pemerintah Kabupaten Subang resmi menutup sementara objek wisata Curug Cileat yang berada di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, setelah terjadi bencana longsor yang...

Orangtua Enggan Lepas Anaknya di Asrama, Sekolah Rakyat Jenjang SD di Bekasi Minim Peminat

BEKASI - Sekolah Rakyat jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bekasi masih minim peminat. Keengganan orangtua melepas anak tinggal di asrama menjadi penyebabnya. Diketahui, Sekolah...

Menyesal Jabat Wamenaker, Noel: ‘Saya Lebih Banyak Selamatkan Duit Rakyat daripada KPK’

JAKARTA - Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengaku menyesal pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Jabatan itu, kata dia, justru menyeretnya menjadi terdakwa hingga...

Viral Ibu Menangis karena Anaknya Ditangkap dan Dimintai Duit oleh Oknum Polisi, ini Perkembangan Kasusnya

BEKASI - Terkait video viral seorang ibu di Kabupaten Bekasi menangis gegara diduga dimintai duit hingga puluhan juta rupiah oleh oknum polisi, kasus penangkapan...

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan