Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Lapak PKL di Pasar SGC Cikarang Utara Terbakar, 7 Lapak Pedagang Ludes Dilalap Si Jago Merah

BEKASI – Sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Sentra Grosir Cikarang (SGC) lama, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, terbakar, Minggu (17/5/2026), sekitar pukul 19.43 WIB.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini. Tetapi yang pasti sekitar tujuh lapak pedagang ludes di lalap si jago merah.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama Sekretaris Daerah, Endin Samsudin meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Ramayana Cikarang pada Minggu (16/5/2026) malam.

Dalam kunjungannya, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera menyiapkan langkah penataan kawasan pasar secara menyeluruh.

Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa kondisi pasar saat ini dinilai sudah semrawut dan membutuhkan pembenahan serius agar para pedagang maupun masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman.

Berita Lainnya  Pria Asal Subang Ditemukan Tewas di Garut, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

“Kita juga tidak akan berdiam diri. Pedagang juga sering mengeluh karena tempatnya sudah mulai sempit. Kalau kita lihat kondisi seperti ini terus, tidak akan selesai-selesai,” ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan membentuk tim untuk menentukan langkah terbaik terhadap bangunan pasar yang telah beberapa kali mengalami kebakaran tersebut.

“Insyaallah minggu ini, hari Selasa, saya akan undang semua bidang terkait di bawah Pak Sekda untuk melakukan penilaian. Setelah itu kita akan putuskan langkah selanjutnya secepatnya,” katanya.

Menurutnya, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah melakukan perapihan total hingga pembongkaran bangunan apabila hasil penilaian menyatakan kondisi struktur sudah berisiko.

“Kalau memang harus kita rapikan, kita ratakan dengan tanah dan nanti kita bangun kembali. Tapi semua tergantung hasil penilaian,” tegasnya.

Berita Lainnya  Pihak Pesantren Bantah Adanya Pencabulan Santriwati oleh Oknum Ustaz

Asep juga mengungkapkan konsep besar yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk kawasan pasar tersebut. Ia ingin menghadirkan pasar tradisional dengan konsep modern terbesar di wilayah Jawa Kabupaten Bekasi di atas lahan seluas 2,6 hektare.

“Nanti kita buat klaster-klaster, yang ikan di satu area, sayuran di area lain, buah juga tersendiri. Bisa dibuat lebih tertata dan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mempertimbangkan penganggaran melalui APBD untuk mendukung revitalisasi pasar apabila dinilai memungkinkan secara keuangan daerah.

Ia meminta para pedagang bersabar karena pemerintah saat ini sedang memikirkan solusi terbaik agar para pedagang mendapatkan tempat berjualan yang layak dan pembeli pun merasa nyaman saat berbelanja.

Berita Lainnya  Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

“Saya datang malam-malam dari Bandung setelah acara dengan Pak Gubernur karena ingin melihat langsung kondisi di sini. Kalau memang harus dirapikan, akan kita rapikan secepat mungkin,” katanya.

Asep menambahkan, Pasar Ramayana Cikarang diketahui telah mengalami kebakaran hingga enam kali. Karena itu, pemerintah akan sangat berhati-hati sebelum memutuskan mempertahankan atau membongkar bangunan yang ada.

“Kalau hasil penilaian menyatakan bangunannya masih kokoh, tentu akan kita pertimbangkan untuk dirapikan saja. Tapi kalau berisiko, maka harus ada tindakan sesuai aturan karena ini juga menyangkut aset daerah,” tandasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Diperkirakan Telan Anggaran Rp 2,7 Miliar untuk 4 Kabupaten, Kirab Milangkala Tatar Sunda Dinilai Tak Sesuai Sejarah

BANDUNG - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf Erwinsyah mengkritik perayaan Milangkala Tatar Sunda yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di...

Berpotensi Timbulkan Aneka Tafsir, Yusril Minta Pembuat Film Pesta Babi Jelaskan Makna Judul

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai judul film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman...

Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bicara soal nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Prabowo menilai, kondisi Indonesia masih kuat terutama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan