Senin, September 7, 2026
spot_img

Sering Disebut Melakukan Pemujaan dan Kelenik, ini Jawaban Dedi Mulyadi

BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda.

Pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan bahwa situs dan benda purbakala harus dipahami melalui pendekatan akademik dan peradaban, bukan sekadar dikaitkan dengan hal-hal mistis atau klenik.

Pesan kuat itu disampaikan KDM saat menghadiri diskusi kecagarbudayaan bertajuk “Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake” di Museum Pajajaran Batutulis, Kota Bogor, Kamis (14/5/2026).

“Kegiatan ini adalah kita ingin mengubah cara pandang yang klenik menjadi cara pandang yang teknokratis. Sehingga ketika memahami benda-benda kepurbakalaan, maka kita harus melihat dari sudut peradaban,” ujar Dedi Mulyadi tegas.

Berita Lainnya  Ribuan Masyarakat Ikuti 'Karawang Mengaji', Ada Ustaz Hanan Attaki

Menurut KDM, benda bersejarah seperti Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih merupakan bukti nyata dari kecerdasan berpikir serta kemajuan peradaban leluhur Sunda pada masanya.

Oleh karena itu, ia mendorong adanya kajian ilmiah yang komprehensif, mulai dari pencatatan tanggal pembuatan, material yang digunakan, hingga makna filosofis di balik tulisan kuno tersebut.

Lebih lanjut, KDM menggarisbawahi bahwa hasil kajian sejarah ini nantinya harus dibukukan sebagai naskah akademik yang bisa menjadi fondasi pembangunan daerah, termasuk dalam konsep tata ruang dan identitas kawasan.

“Situs sejarah harus kembali jadi situs sejarah. Bukan untuk pemujaan, tetapi untuk konservasi, akademik, dan juga kenyamanan lingkungan,” tambahnya.

Berita Lainnya  1 Orang Tewas, Polisi Tetapkan Pengemudi Outlander Mabuk sebagai Tersangka

Komitmen Pemprov Jabar dalam melestarikan budaya Sunda tidak main-main. Langkah nyata ini dibuktikan lewat rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bertema “Nitis Wanci Batu Tulis” yang digelar di Kota Bogor pada Jumat (8/5/2026) malam lalu.

Dalam momen tersebut, KDM mengumumkan penggelontoran anggaran sebesar Rp9 miliiar untuk memperbaiki Museum Pajajaran. Selain itu, perbaikan infrastruktur secara masif seperti penataan jalan, trotoar, lampu, hingga taman akan dilakukan di sepanjang rute kirab untuk disulap menjadi kawasan terpadu yang estetik.

“Kami akan melakukan penataan jalan, trotoar, lampu serta tamannya, agar Pak Wali Kota fokus penataan kelurahan-kelurahan. Nanti, namanya Palataran Binokasih,” ungkap KDM.

Berita Lainnya  DPO 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Ditangkap di Mimika - Papua

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KDM yang dinilai sukses membawa kembali keagungan budaya Sunda ke tengah masyarakat, termasuk mengarak Mahkota Binokasih dari Sumedang hingga ke Kota Bogor.

Dedie menilai, rangkaian kirab budaya dan diskusi ilmiah ini merupakan momentum penting untuk menghargai warisan leluhur.

“Termasuk menyampaikan nilai-nilai luhur untuk dijadikan pelajaran penting bagi masyarakat, khususnya kepada generasi muda,” pungkas Dedie.***

Sumber : tvonenews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah Kliennya Miliki ‘Mensrea’ Rugikan Negara dalam Korupsi KPR

KARAWANG - Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH., Kuasa Hukum Sdr. VY - mantan Direktur PT. Bumi Arta Sedayu (PT BAS) periode tahun...

Kejari Karawang Pamerkan Tumpukan Duit Sitaan Korupsi Penyaluran KPR PT. BAS

KARAWANG - Dalam perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Bank Himbara Kantor Cabang Karawang yang melibatkan PT. Bumi Arta...

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR, Kerugian Negara Rp237 Miliar

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Jawa Barat, menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan korupsi praktik manipulasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada salah...

Dugaan Upaya Makar, Ketum Projo Budi Arie Setiadi Dipolisikan

JAKARTA - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi kini berhadapan dengan proses hukum menyusul laporan dari Gerakan Cinta Prabowo (GCP). Grup tersebut mengadukannya relawan...

Korban Keracunan MBG Sudah Capai 43.838 Orang, JPPI : Seperti Kebal Hukum, Tak Ada Penyedia yang Diproses Hukum

JAKARTA - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyoroti maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali terjadi setelah libur sekolah. Kejadian itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan