Jumat, Juli 3, 2026
spot_img

2 Wisatawan Perempuan asal Karawang Tertimbun Longsor di Curug Cileat – Subang

SUBANG – Dua wisatawan yang merupakan warga asal Kabupaten Karawang dikabarkan tertimbun longsor di kawasan wisata Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (15/5/2026).

Kepastian kabar ini didapatkan setelah petugas gabungan menemukan sejumlah barang pribadi milik korban yang tersapu material longsor di sekitar lokasi kejadian.

Keduanya adalah perempuan bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi – Karawang.

“Korban masih belum ditemukan, namun barang-barang milik korban seperti sepatu dan handphone (HP) sudah ditemukan,” tutur Kapolsek Cisalak, Endang Pirtana, kepada wartawan.

Sebelum peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, cuaca di kawasan perbukitan Kampung Cibago dilaporkan sangat ekstrem. Hujan lebat dengan intensitas tinggi memicu tebing setinggi 250 meter di jalur pendakian itu labil.

Berita Lainnya  Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

Seorang saksi mata mengaku sempat memperingatkan dan melihat rombongan korban yang berjumlah lima orang melintasi jalan setapak sempit di tepi jurang.

Tetapi nahas peringatan tersebut terlambat, karena tebing di atas mereka keburu runtuh seketika. Tiga rekan korban, yakni Sinta Bela (28), Sari Nengsih (25), dan Sulistia (20) berhasil menyelamatkan diri. Namun, Alda dan Winda langsung hilang tersapu material tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, menjelaskan bahwa kondisi medan di lokasi kejadian sangat ekstrem. Longsoran tanah memutus total jalur pendakian menuju air terjun ikonik tersebut.

Berita Lainnya  'Anunya' Sudah Tidak Lagi Berfungsi, Mana Mungkin Lecehkan Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi : "Demi Allah Rasulullah, Saya Sama Sekali Tidak Melakukan..."

“Lebar longsoran sekitar tiga sampai lima meter, namun panjang longsoran lebih dari 100 meter hingga ke tepian Sungai Cileat,” kata Udin.

Diduga kuat, tebal dan derasnya material tanah runtuh telah menyeret tubuh kedua korban hingga masuk ke dalam aliran Sungai Cileat yang berada di dasar jurang.

Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Tagana, dan relawan sempat melakukan pencarian besar-besaran hingga Jumat malam pukul 19.30 WIB. Namun, operasi terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan petugas.

Berita Lainnya  Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

“Pencarian terpaksa dihentikan semalam untuk menghindari longsor susulan karena cuaca kembali buruk, dan dilanjutkan kembali pagi ini (Sabtu),” pungkas Udin.

Saat ini, tim gabungan masih bersiaga di kawasan pegunungan dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut untuk memantau pergerakan cuaca dan melanjutkan proses evakuasi.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polisi Ringkus 3 Pelaku Begal yang Tewaskan Pengemudi Ojek Online

KOTA BEKASI - Polisi menangkap tiga pelaku begal berinisial MF (20), RTF, (20), dan MRA (20), yang menewaskan seorang pengemudi ojek online berinisial DTLP...

Kejari Subang Naikan Status Penyidikan Terkait Dugaan Gratifikasi yang Libatkan Sejumlah OPD

SUBANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang resmi meningkatkan status  hukum dugaan tindak pidana korupsi berupa gratifikasi yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dari...

Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa Pelatihan ke Inggris bagi Siswa dan Guru Berprestasi di ‘Sekolah Maung’

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyediakan kesempatan baru bagi guru dan siswa untuk memperoleh pengalaman di luar negeri. Guru terbaik Sekolah...

Buntut Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’, Bupati Purwakarta Disomasi

PURWAKARTA - Jabar Bantuan Hukum melayangkan somasi terhadap Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein. Somasi itu buntut lagu ciptaan Om Zein berbahasa...

Atalia Kritik Lagu Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan

PURWAKARTA - Anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya mengkritik lagu ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) yang dinilai merendahkan martabat perempuan. Lagu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan