Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Pemkab Bekasi Dorong Pembentukan Satgas Ketenagakerjaan

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mendorong pembentukan Satgas Ketenagakerjaan yang melibatkan unsur pemerintah, pekerja, akademisi, media, dan stakeholder terkait lainnya, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola ketenagakerjaan.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, Satgas tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat pengawasan, komunikasi, serta penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara lebih terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan Asep Surya Atmaja saat menghadiri Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-10 Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Aisin Indonesia, di Holiday Inn Jababeka, Cikarang Selatan, Sabtu (16/5/2026).

“Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui rencana pembentukan Satgas Ketenagakerjaan yang melibatkan unsur pemerintah, pekerja, akademisi, media, dan stakeholder terkait lainnya,” katanya.

Selain itu, Plt. Bupati Bekasi juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Kebocoran Caustic Soda Terus Berulang dan Warga Jadi Korban, TS : "Tutup Pindo Deli 2"

Menurutnya, program CSR tidak hanya harus bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keluarga pekerja.

“Kami pun mendorong penguatan kolaborasi bersama dunia usaha melalui pemanfaatan program CSR yang lebih berdampak bagi masyarakat, termasuk mendukung program sosial dan pemberdayaan keluarga pekerja,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musnik ke-10 sebagai bagian dari proses demokrasi organisasi pekerja yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, forum musyawarah organisasi pekerja tidak hanya menjadi agenda rutin pergantian kepemimpinan maupun penyusunan program kerja, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat peran strategis serikat pekerja dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di Kabupaten Bekasi.

“Hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus menjaga kepercayaan dunia usaha dan investasi,” ujar Asep Surya Atmaja.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Bekasi saat ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh ribuan perusahaan serta jutaan tenaga kerja dari berbagai sektor industri.

Berita Lainnya  Soroti Warga Terpapar Gas Kimia, HIPMI Desak Audit IPAL Milik PT. Pindo Deli 2

Oleh karena itu, keberlangsungan iklim investasi yang sehat harus diimbangi dengan perlindungan terhadap hak-hak pekerja serta terciptanya komunikasi yang baik antara perusahaan dan pekerja.

“Serikat pekerja bukan hanya menjadi wadah perjuangan aspirasi kaum pekerja, tetapi juga mitra pemerintah dan perusahaan dalam menciptakan iklim kerja yang sehat, produktif, aman, dan kondusif,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Asep Surya Atmaja juga menekankan bahwa Musnik menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di tubuh serikat pekerja.

Ia berharap forum tersebut dapat melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di masa depan, khususnya di tengah transformasi industri dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“Musyawarah Unit Kerja seperti hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan dunia ketenagakerjaan yang terus berkembang,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Apresiasi 'KADIN Karawang Padel Tournament' : "Harus Digelar Secara Rutin"

Asep Surya Atmaja mengajak seluruh elemen pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, produktivitas, serta menjaga persatuan dan solidaritas di tengah tantangan dunia industri yang semakin kompleks.

Ia berharap hubungan antara pekerja dan perusahaan dapat terus dibangun melalui komunikasi yang sehat dan saling menghormati demi menciptakan keberlangsungan industri yang berkelanjutan.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai sarana memperkuat kolaborasi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, jajaran Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), manajemen PT Aisin Indonesia, serta ratusan peserta musyawarah dari unsur pekerja dan pengurus organisasi serikat pekerja. (Prokopim Pemkab Bekasi)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam...

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan