SUBANG – PT. Beka Wire Indonesia resmi melakukan grand opening pabrik kawat baja di kawasan CP Industrial Estate, Desa Kaliangsana, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Rabu (6/5/2026).
Peresmian pabrik tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, bersama Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita.
PT. Beka Wire Indonesia memproduksi kawat baja berkualitas tinggi, khususnya coated wire jenis hot dip galvanized dan zinc-aluminium coated wire.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 36.000 ton per tahun guna memenuhi kebutuhan industri nasional sekaligus menekan impor.
Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyebut kehadiran PT Beka Wire Indonesia menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap Kabupaten Subang sebagai daerah tujuan investasi.
“Kehadiran PT Beka Wire Indonesia tentu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor industri manufaktur di Kabupaten Subang, sekaligus menjadi penanda semakin kuatnya kepercayaan dunia industri terhadap Kabupaten Subang sebagai daerah tujuan investasi,” ujarnya.
Ia berharap perusahaan tersebut dapat tumbuh bersama masyarakat dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi daerah.
“Kami berharap PT Beka Wire Indonesia dapat tumbuh bersama masyarakat Subang, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” katanya.
Kang Rey juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang bersama Forkopimda dalam menjaga iklim investasi tetap aman dan kondusif.
“Kami bersama Forkopimda Kabupaten Subang berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan investasi di Kabupaten Subang. Apabila terdapat kendala, silakan dilaporkan dan akan kami tindak secara tegas tanpa kompromi,” tegasnya.
Sementara itu, Faisol Riza mengapresiasi berdirinya pabrik baru di tengah tantangan geopolitik global dan maraknya isu PHK serta penutupan pabrik di sejumlah daerah.
“Saya mengapresiasi diresmikannya PT Beka Wire Indonesia di tengah kondisi geopolitik yang sulit, serta maraknya informasi terkait PHK dan penutupan pabrik. Ini menunjukkan bahwa peluang tetap ada di tengah tantangan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Subang yang dinilai berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha.
“Terima kasih kepada Bupati Subang atas kerja kerasnya dalam meyakinkan para investor bahwa Kabupaten Subang merupakan tempat yang aman dan nyaman untuk berinvestasi,” katanya.
Peresmian grand opening ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotongan pita, dan peninjauan langsung area pabrik.***
Sumber : TintaHijau.com










