Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI – Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap tingginya emisi gas metana dari kawasan TPST Bantargebang.

Data terbaru menunjukkan lokasi pembuangan sampah terbesar di Indonesia itu melepas sekitar 6,3 ton metana per jam ke atmosfer.

Temuan tersebut membuat Bantar Gebang disebut sebagai salah satu titik emisi metana terbesar di dunia dari sektor pengelolaan sampah. Bahkan, dalam sejumlah pemantauan global, kawasan ini disebut menempati posisi kedua sumber emisi metana terbesar yang terdeteksi satelit.

Berita Lainnya  Kepala BGN : "Jangan Bandingkan Sekolah Rusak dengan Dapur MBG"

Pantauan itu diperoleh melalui teknologi satelit canggih seperti Carbon Mapper, satelit Tanager-1 milik Planet Labs⁠, hingga instrumen EMIT milik NASA⁠. Teknologi tersebut mampu mendeteksi kebocoran gas metana dari permukaan bumi secara detail, termasuk dari area penumpukan sampah skala besar.

Besarnya emisi dari Bantar Gebang menjadi alarm serius bagi krisis lingkungan di kawasan perkotaan padat penduduk. Gunungan sampah yang terus bertambah setiap hari disebut menjadi faktor utama tingginya produksi gas metana akibat pembusukan limbah organik.

Berita Lainnya  Jurnalis Gelar Aksi Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'

Metana sendiri dikenal jauh lebih berbahaya dibanding karbon dioksida dalam mempercepat pemanasan global. Dalam periode 20 tahun, daya pemanasan gas metana disebut puluhan kali lebih kuat dibanding CO2.

Selain memicu perubahan iklim, gas ini juga berkontribusi terhadap pembentukan ozon troposfer yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Sorotan dunia terhadap Bantar Gebang juga memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas sistem pengelolaan sampah di kawasan metropolitan. Pasalnya, TPST tersebut selama ini menjadi lokasi penampungan utama sampah dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Berita Lainnya  Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

Sejumlah pengamat lingkungan menilai data satelit ini harus menjadi momentum perbaikan serius, mulai dari pengurangan sampah organik, peningkatan teknologi pengolahan, hingga pengendalian emisi gas rumah kaca secara lebih agresif.

Jika tidak segera ditangani, tingginya emisi metana dari Bantar Gebang dikhawatirkan akan terus memperburuk kualitas lingkungan dan memperbesar kontribusi Indonesia terhadap krisis iklim global.(*)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan