Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI – Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap tingginya emisi gas metana dari kawasan TPST Bantargebang.

Data terbaru menunjukkan lokasi pembuangan sampah terbesar di Indonesia itu melepas sekitar 6,3 ton metana per jam ke atmosfer.

Temuan tersebut membuat Bantar Gebang disebut sebagai salah satu titik emisi metana terbesar di dunia dari sektor pengelolaan sampah. Bahkan, dalam sejumlah pemantauan global, kawasan ini disebut menempati posisi kedua sumber emisi metana terbesar yang terdeteksi satelit.

Berita Lainnya  Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Bakal Adukan Persoalan ke DPRD

Pantauan itu diperoleh melalui teknologi satelit canggih seperti Carbon Mapper, satelit Tanager-1 milik Planet Labs⁠, hingga instrumen EMIT milik NASA⁠. Teknologi tersebut mampu mendeteksi kebocoran gas metana dari permukaan bumi secara detail, termasuk dari area penumpukan sampah skala besar.

Besarnya emisi dari Bantar Gebang menjadi alarm serius bagi krisis lingkungan di kawasan perkotaan padat penduduk. Gunungan sampah yang terus bertambah setiap hari disebut menjadi faktor utama tingginya produksi gas metana akibat pembusukan limbah organik.

Berita Lainnya  Praktik Pungli dan 'Perbudakan Modern' Bayangi Para Pencaker di Purwakarta

Metana sendiri dikenal jauh lebih berbahaya dibanding karbon dioksida dalam mempercepat pemanasan global. Dalam periode 20 tahun, daya pemanasan gas metana disebut puluhan kali lebih kuat dibanding CO2.

Selain memicu perubahan iklim, gas ini juga berkontribusi terhadap pembentukan ozon troposfer yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Sorotan dunia terhadap Bantar Gebang juga memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas sistem pengelolaan sampah di kawasan metropolitan. Pasalnya, TPST tersebut selama ini menjadi lokasi penampungan utama sampah dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Berita Lainnya  Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

Sejumlah pengamat lingkungan menilai data satelit ini harus menjadi momentum perbaikan serius, mulai dari pengurangan sampah organik, peningkatan teknologi pengolahan, hingga pengendalian emisi gas rumah kaca secara lebih agresif.

Jika tidak segera ditangani, tingginya emisi metana dari Bantar Gebang dikhawatirkan akan terus memperburuk kualitas lingkungan dan memperbesar kontribusi Indonesia terhadap krisis iklim global.(*)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan