Minggu, Juni 7, 2026
spot_img

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI – Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap tingginya emisi gas metana dari kawasan TPST Bantargebang.

Data terbaru menunjukkan lokasi pembuangan sampah terbesar di Indonesia itu melepas sekitar 6,3 ton metana per jam ke atmosfer.

Temuan tersebut membuat Bantar Gebang disebut sebagai salah satu titik emisi metana terbesar di dunia dari sektor pengelolaan sampah. Bahkan, dalam sejumlah pemantauan global, kawasan ini disebut menempati posisi kedua sumber emisi metana terbesar yang terdeteksi satelit.

Berita Lainnya  Menteri HAM Pigai Tak Setuju Begal Ditembak Mati

Pantauan itu diperoleh melalui teknologi satelit canggih seperti Carbon Mapper, satelit Tanager-1 milik Planet Labs⁠, hingga instrumen EMIT milik NASA⁠. Teknologi tersebut mampu mendeteksi kebocoran gas metana dari permukaan bumi secara detail, termasuk dari area penumpukan sampah skala besar.

Besarnya emisi dari Bantar Gebang menjadi alarm serius bagi krisis lingkungan di kawasan perkotaan padat penduduk. Gunungan sampah yang terus bertambah setiap hari disebut menjadi faktor utama tingginya produksi gas metana akibat pembusukan limbah organik.

Berita Lainnya  2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

Metana sendiri dikenal jauh lebih berbahaya dibanding karbon dioksida dalam mempercepat pemanasan global. Dalam periode 20 tahun, daya pemanasan gas metana disebut puluhan kali lebih kuat dibanding CO2.

Selain memicu perubahan iklim, gas ini juga berkontribusi terhadap pembentukan ozon troposfer yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Sorotan dunia terhadap Bantar Gebang juga memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas sistem pengelolaan sampah di kawasan metropolitan. Pasalnya, TPST tersebut selama ini menjadi lokasi penampungan utama sampah dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Berita Lainnya  Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, 'Barang Haram' Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

Sejumlah pengamat lingkungan menilai data satelit ini harus menjadi momentum perbaikan serius, mulai dari pengurangan sampah organik, peningkatan teknologi pengolahan, hingga pengendalian emisi gas rumah kaca secara lebih agresif.

Jika tidak segera ditangani, tingginya emisi metana dari Bantar Gebang dikhawatirkan akan terus memperburuk kualitas lingkungan dan memperbesar kontribusi Indonesia terhadap krisis iklim global.(*)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

KARAWANG - Sebuah pohon tumbang menimpa sebuah truk kontainer peti kemas di jalan Lingkar Tanjungpura Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026) sore. Akibat peristiwa ini,...

Sidang Kasus Ade Kunang, Kadis BMSDA Bekasi Akui Ploting 42 Paket Proyek atas Permintaan Abah Kunang

BANDUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengungkap adanya pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam...

Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial N alias I, usai terjerat kasus penyalahgunaan peredaran narkoba...

Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya telah tertipu oleh salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Siapa sangka jika warga Kabupaten...

Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

KOTA BEKASI - Sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) mendesak DPRD Kota Bekasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan