Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

PURWAKARTA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil meringkus dua orang pelajar yang terlibat aksi pembacokan dalam tawuran berdarah di wilayah Kecamatan Campaka.

Ironisnya, aksi kekerasan tersebut dipicu oleh saling tantang di media sosial demi mencari pengakuan kelompok dan kebutuhan konten digital.

Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman Muhammad Natsir mengungkapkan, bahwa kedua pelaku yang diamankan berinisial NF (15) dan ANS (18). Penangkapan ini menyusul jatuhnya korban seorang pelajar berinisial RL (15) yang menderita luka bacok serius di bagian kepala, kedua lengan, serta paha kiri akibat sabetan senjata tajam.

Berita Lainnya  Pemuda di Subang Nekat Mencuri di Toko untuk Modal Nikah

“Peristiwa ini bermula dari tindakan provokasi di media sosial Instagram. Kedua kelompok yang merupakan gabungan pelajar dari berbagai sekolah ini bersepakat menentukan waktu dan lokasi untuk bentrok sebagai bentuk pembuktian jati diri,” tutur Wakapolres, Senin (20/4/2026).

Tawuran tersebut pecah di kawasan Perhutani Sukamaju, Desa Campakasari, pada Rabu malam. Masing-masing kelompok yang berjumlah delapan orang saling serang menggunakan senjata tajam jenis parang, samurai, hingga celurit.

Mirisnya, aksi mengerikan tersebut sengaja direkam untuk dijadikan konten di akun media sosial komunitas mereka yang isinya didominasi oleh video kekerasan serupa.

Berita Lainnya  Diperkirakan Telan Anggaran Rp 2,7 Miliar untuk 4 Kabupaten, Kirab Milangkala Tatar Sunda Dinilai Tak Sesuai Sejarah

“Motifnya adalah mendapatkan pengakuan di dalam komunitas mereka. Saat ada satu korban jatuh dan terluka, kedua kelompok baru berhenti dan membubarkan diri,” tambah Wakapolres.

Korban yang terluka parah segera dilarikan ke Rumah Sakit Rama Hadi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Atas perbuatannya, kedua pelaku kini terancam hukuman penjara maksimal lima tahun sesuai dengan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan saat kejadian sebagai barang bukti.

Berita Lainnya  252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

Menanggapi fenomena ini, Polres Purwakarta mengeluarkan imbauan keras kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama dalam memantau penggunaan media sosial.

Polisi menegaskan tidak akan menoleransi aksi premanisme jalanan bermodus tawuran yang membahayakan nyawa dan merusak masa depan generasi muda di Purwakarta.***

Sumber : TribrataNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan