Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

PURWAKARTA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil meringkus dua orang pelajar yang terlibat aksi pembacokan dalam tawuran berdarah di wilayah Kecamatan Campaka.

Ironisnya, aksi kekerasan tersebut dipicu oleh saling tantang di media sosial demi mencari pengakuan kelompok dan kebutuhan konten digital.

Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman Muhammad Natsir mengungkapkan, bahwa kedua pelaku yang diamankan berinisial NF (15) dan ANS (18). Penangkapan ini menyusul jatuhnya korban seorang pelajar berinisial RL (15) yang menderita luka bacok serius di bagian kepala, kedua lengan, serta paha kiri akibat sabetan senjata tajam.

Berita Lainnya  Kebakaran Ruko di Pulogadung - Jaktim, 3 Orang Tewas, 14 Unit Damkar Dikerahkan

“Peristiwa ini bermula dari tindakan provokasi di media sosial Instagram. Kedua kelompok yang merupakan gabungan pelajar dari berbagai sekolah ini bersepakat menentukan waktu dan lokasi untuk bentrok sebagai bentuk pembuktian jati diri,” tutur Wakapolres, Senin (20/4/2026).

Tawuran tersebut pecah di kawasan Perhutani Sukamaju, Desa Campakasari, pada Rabu malam. Masing-masing kelompok yang berjumlah delapan orang saling serang menggunakan senjata tajam jenis parang, samurai, hingga celurit.

Mirisnya, aksi mengerikan tersebut sengaja direkam untuk dijadikan konten di akun media sosial komunitas mereka yang isinya didominasi oleh video kekerasan serupa.

Berita Lainnya  Sekda Bekasi Akui Kasus Ade Kunang Berpengaruh Terhadap Administrasi Pemerintahan dan Psikologis ASN

“Motifnya adalah mendapatkan pengakuan di dalam komunitas mereka. Saat ada satu korban jatuh dan terluka, kedua kelompok baru berhenti dan membubarkan diri,” tambah Wakapolres.

Korban yang terluka parah segera dilarikan ke Rumah Sakit Rama Hadi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Atas perbuatannya, kedua pelaku kini terancam hukuman penjara maksimal lima tahun sesuai dengan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan saat kejadian sebagai barang bukti.

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

Menanggapi fenomena ini, Polres Purwakarta mengeluarkan imbauan keras kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama dalam memantau penggunaan media sosial.

Polisi menegaskan tidak akan menoleransi aksi premanisme jalanan bermodus tawuran yang membahayakan nyawa dan merusak masa depan generasi muda di Purwakarta.***

Sumber : TribrataNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak – Jakpus

JAKARTA - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari peristiwa kericuhan maut di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Ketujuh tersangka ditetapkan atas perusakan gerobak...

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Hukum

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan