KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pembangunan Flyover Bulak Kapal di Kecamatan Bekasi Timur dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan ke depan. Percepatan proyek ini didukung tambahan pembiayaan dari pemerintah pusat sesuai arahan Prabowo Subianto.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan layang tersebut menjadi langkah strategis untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api kawasan Bulak Kapal.
“Jadi percepatan ini agar mudah-mudahan dalam enam bulan ke depan Flyover Bulak Kapal sudah selesai sehingga perjalanan kereta api lebih lancar dan aman, warga juga lebih tenang,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan, proyek ini telah dimulai sejak 2025, diawali dengan pembebasan lahan oleh Pemkot Bekasi, sementara pembangunan fisik didukung anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemkot Bekasi sendiri telah mengalokasikan sekitar Rp106 miliar untuk pembebasan lahan. Adapun total kebutuhan pembangunan mencapai Rp250 miliar. Namun, hingga saat ini, Pemprov Jawa Barat baru menganggarkan Rp20 miliar sehingga masih terdapat kekurangan dana sekitar Rp230 miliar.
“Alhamdulillah Bapak Presiden ada bantuan untuk percepatan,” tambahnya.
Tri memastikan, selama proses pembangunan berlangsung, perlintasan sebidang di kawasan Ampera dan Bulak Kapal akan ditutup sementara.
Flyover Bulak Kapal direncanakan memiliki panjang sekitar 768 meter, melintas di atas rel kereta api serta simpang Bulak Kapal. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Ir H Juanda yang selama ini kerap mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk.***
Sumber : pojoksatu.id










