Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Pedagang Kembali Tempati Badan Jalan, Plt Bupati Bekasi Sidak Pasar Tumpah SGC

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jl. RE Martadinata tepatnya di area pasar tumpah SGC, pada Senin (4/5/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas pedagang yang kembali menggunakan badan jalan untuk berjualan.

Dalam keterangannya di lokasi, Asep mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari warga mengenai kondisi pasar yang dinilai kembali semrawut setelah sebelumnya sempat dilakukan penataan.

“Saya sudah mendengar pengaduan dari masyarakat, bahwa pedagang mulai maju lagi ke tengah jalan. Makanya hari ini saya sengaja sidak untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya, bukan untuk aktivitas jualan,” tegasnya.

Berita Lainnya  Nusron Wahid Dikejar dan Dicecar Pertanyaan oleh Wartawan : "Ini Saya Mau Pulang"

Saat peninjauan, Asep menemukan masih adanya pedagang yang berjualan di badan jalan, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Ia pun langsung mengambil langkah cepat dengan mengarahkan sejumlah pedagang untuk menempati lahan kosong yang tersedia.

“Tadi saya lihat ada lahan kosong. Untuk sekitar 20 pedagang, mulai malam ini harus sudah pindah dan berjualan di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa penataan pasar tumpah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menciptakan kawasan pasar yang tertib, rapi, dan nyaman.

Ia bahkan menargetkan kawasan tersebut ke depan dapat diperbaiki secara menyeluruh, mulai dari pengaspalan hingga penataan visual.

“Kedepannya kita ingin kawasan ini tertata. Jalannya kita aspal, kita rapikan, kita cat supaya terlihat indah. Kalau masih acak-acakan dan mengganggu aktivitas masyarakat, tentu tidak baik,” katanya.

Berita Lainnya  KSP Apresiasi Pemkab Karawang yang Beri Perhatian kepada Penyandang Disabilitas dan Pembinaan Atlet Difabel

Untuk memastikan penertiban berjalan optimal, Pemkab Bekasi akan melakukan pengawasan ketat selama 10 hari ke depan dengan melibatkan Satpol PP, kepolisian, hingga unsur TNI.

“Kita akan jaga bersama selama 10 hari ke depan. Kita ingin ada kerja sama antara pemerintah dan pedagang. Jalan raya ini untuk kendaraan, bukan untuk berjualan,” tegas Asep.

Dalam rencana jangka panjang, Pemkab Bekasi juga tengah menyiapkan konsep relokasi pasar tumpah ke area yang lebih representatif.

Asep menyebutkan, pihaknya memiliki lahan seluas sekitar 2,6 hektare yang dinilai cukup untuk menampung seluruh pedagang, yang diperkirakan mencapai sekitar 320 dolak.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

“Ke depan kita siapkan pasar yang lebih luas dan tertata. Ada area parkir, ada zona pasar tradisional, semua rapi. Dengan lahan 2,6 hektare, saya yakin cukup untuk menampung seluruh pedagang,” jelasnya.

Ia pun berharap para pedagang dapat memahami kebijakan ini demi kepentingan bersama, khususnya dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

“Intinya kita ingin tertib bersama. Pedagang juga tetap bisa berjualan dengan nyaman, masyarakat pun tidak terganggu,” pungkasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan