Minggu, Mei 3, 2026
spot_img

Masih Ada Barang Milik Penumpang yang Belum Diambil

KOTA BEKASI – Peristiwa kecelakaan maut antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di wilayah Stasiun Bekasi Timur masih menyisakan keprihatinan yang mendalam.

Dalam situasi ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh barang pelanggan yang tertinggal telah diamankan dan didata secara tertib untuk memudahkan proses pengembalian kepada pemiliknya.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, bahwa sejak awal penanganan, petugas langsung melakukan pengamanan terhadap barang-barang pelanggan yang ditemukan di area stasiun maupun rangkaian kereta.

Berita Lainnya  Korban Tewas Kebakaran SPBE di Kota Bekasi Bertambah Jadi 5 Orang

“Seluruh barang yang ditemukan telah kami amankan dan catat secara sistematis. Saat ini fokus kami adalah memastikan barang tersebut dapat kembali kepada pemiliknya melalui proses yang tertib dan terverifikasi,” ujar Anne, dilansir dari Antara.

Hingga 2 Mei 2026 pukul 21.24 WIB, tercatat sebanyak 115 barang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 60 barang telah berhasil diserahkan kepada pemilik, sementara 55 barang lainnya masih berada dalam pengelolaan petugas dan menunggu proses pengambilan.

KAI mengimbau kepada pelanggan atau keluarga yang merasa kehilangan barang saat kejadian untuk segera mendatangi layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur. Petugas akan membantu proses pengecekan dan verifikasi agar barang dapat diserahkan kepada pihak yang berhak.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut Berbuntut Penyelidikan Polisi, 31 Saksi Diperiksa

“Kami memahami bahwa setiap barang memiliki nilai penting bagi pemiliknya. Karena itu, kami memastikan proses pengembalian dilakukan dengan hati-hati agar tepat sasaran,” tutup Anne.

Layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur tetap disiagakan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendapatkan kembali barang yang tertinggal.

KAI terus membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026 sebagai ruang pendampingan bagi pelanggan dan keluarga.

Berita Lainnya  Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung - Jaktim

Melalui posko ini, layanan kesehatan lanjutan, koordinasi administrasi, hingga trauma healing dilakukan secara bertahap agar setiap proses dapat dilalui dengan lebih terarah.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bongkar Korupsi Ade Kunang, Jaksa KPK Siapkan 80 Saksi

BANDUNG - Kasus dugaan suap ijon proyek mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang bakal memasuki babak baru. Berdasarkan laman SIPP PN Bandung yang sudah teregister...

Kecelakaan Maut Berbuntut Penyelidikan Polisi, 31 Saksi Diperiksa

KOTA BEKASI - Kecelakaan maut Kereta Rel Listrik (KRL) yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu, penyelidikan...

Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

KARAWANG - Dugaan atas pelanggaran operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Theatre Night Mart di Jalan Tuparev, terus menuai sorotan publik. Alih-alih hanya mengajukan izin resto...

Alami Pendarahan Hebat, Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Leher Terjerat Benang Layangan

KARAWANG - Seorang pengendaara sepeda motor berinisial C (32) tewas setelah mengalami pendarahan di bagian leher, usai terjerat benang layangan saat melintas di Dusun...

Kepala SPPG Bisa Dijerat Hukum, Jika…?

SEMARANG - Kasus keracunan yang disebabkan menu makan bergizi gratis (MBG) menjadi bahan evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN). Bahkan BGN menyebut, kepala Satuan Pelayanan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan