Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Pasca Tabrakan Maut Kereta Api, Pemkot Bekasi Percepat Pembangunan Flyover

KOTA BEKASI – Pemerintah bergerak cepat merespons kecelakaan di perlintasan sebidang kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang terjadi pada Senin (27/4/2026).

Salah satu langkah yang kini dipercepat adalah pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rencana pembangunan flyover sebenarnya telah lama dirancang, namun baru bergerak konkret dalam beberapa tahun terakhir.

“Konsep pembangunan flyover ini sudah lama. Kalau dilihat dari rasio kendaraan yang melintas, seharusnya memang sudah tidak lagi menggunakan perlintasan sebidang,” kata Tri saat ditemui di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya mobilitas kendaraan di kawasan tersebut setiap hari.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan. Pada 2025 sebesar Rp50 miliar dan dilanjutkan Rp56 miliar pada 2026.

“Totalnya sekitar Rp106 miliar untuk pembebasan lahan,” jelasnya.

Namun, kebutuhan total pembangunan flyover diperkirakan mencapai Rp250 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan anggaran.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

Meski demikian, Tri menyebut adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat proyek tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto bahkan telah memberikan sinyal percepatan.

“Mudah-mudahan enam bulan ke depan flyover sudah selesai, sehingga perjalanan kereta lebih lancar dan masyarakat lebih aman,” ucapnya.

Selain solusi jangka panjang, Pemkot Bekasi juga menyiapkan langkah jangka pendek, salah satunya dengan menempatkan petugas Dinas Perhubungan di perlintasan sebidang yang padat.

“Jika memungkinkan dan ada izin dari pihak kereta api, kami akan tempatkan petugas Dishub untuk menjaga palang pintu secara manual,” tegasnya.

Tri mengakui, selama ini Pemkot memiliki keterbatasan kewenangan dalam pengelolaan perlintasan kereta. Karena itu, sinergi lintas instansi menjadi kunci peningkatan keselamatan.

“Semua pihak bergerak. Korban juga sudah ditangani melalui Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan banyak perlintasan kereta api di Indonesia yang belum terjaga dan perlu segera dibenahi.

“Pemda Bekasi sudah mengajukan pembangunan flyover karena wilayahnya padat. Saya sudah setujui dibangun dengan bantuan presiden,” ujar Prabowo di RSUD Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Resmikan Bantuan 8 Rumah Baru untuk Lansia

Ia menambahkan, di wilayah Pulau Jawa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang dengan kondisi serupa.

“Saya sudah perintahkan untuk segera ditangani, apakah dengan pos jaga atau solusi lain. Kami siapkan anggaran hampir Rp4 triliun demi keselamatan,” jelasnya.

Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Orang

Terpisah, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) siang.

Kehadirannya di sana untuk melihat kondisi terkini para korban yang dirawat di RSUD Bekasi pasca insiden naas tersebut.

Rosan merasa prihatin atas kejadian kecelakaan kereta api dan saat ini korban meninggal sudah mencapai 15 orang.

“Ya korban yang tadi saya sampaikan dimasukkan ke rumah sakit itu ada 88, yang di mana 28 orang sudah keluar dari rumah sakit,” jelasnya, Selasa.

Rosan memastikan, pemerintah bakal segera evaluasi terhadap PT KAI supaya peristiwa itu tidak terulang lagi di masa mendatang.

Berita Lainnya  Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

Ia menegaskan, pemerintah menarih perhatian khusus atas insiden ini kareta kereta api menjadi salah satu mobilitas utama masyarakat.

“Ya tentunya seperti yang disampaikan Bapak Presiden, itu akan dilaksanakan sesegera mungkin ya dan ini adalah langkah-langkah yang cepat dari Bapak Presiden untuk memastikan kejadian seperti ini tidak pernah akan dan boleh terulang lagi gitu ya,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi untuk menjenguk korban luka kecelakaan kereta, Selasa (28/4/2026).

Prabowo menyatakan bakal segera melakukan investigasi atas insiden kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi.

“Tapi secara garis besar lintasan kereta api banyak tidak dijaga, itu segera kami atasi, pemda bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena bekasi juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting dan mendesak,” kata Prabowo, Selasa.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan