Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Program ‘Nikah Hemat Tanpa Biaya’, Sasar Pasangan Nikah yang Miliki Keterbatasan Ekonomi

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta (Pemkab) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan program pernikahan yang terjangkau. Program inovatif ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap warga yang ingin membangun rumah tangga dapat melangsungkan akad nikah tanpa terbebani biaya.

Program yang diberi nama “Nikah Hemat Tanpa Biaya” ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemkab Purwakarta dengan Kementerian Agama. Inisiatif ini bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pencatatan sipil pernikahan yang sah secara hukum dan agama.

Pelaksanaan perdana program ini difokuskan di wilayah Purwakarta Kota dan telah diselenggarakan pada hari Senin, 27 April 2026. Pemilihan waktu dan lokasi ini menandai dimulainya langkah nyata pemerintah daerah dalam merealisasikan janji layanan publik yang pro-rakyat.

Berita Lainnya  Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

Secara spesifik, cakupan program ini sangat komprehensif, mencakup seluruh aspek biaya yang umumnya timbul saat pernikahan. Hal ini meliputi biaya administrasi pendaftaran, penyediaan busana pengantin yang layak, hingga fasilitas kendaraan yang digunakan pada hari bahagia tersebut.

Tujuan utama dari digelarnya program nikah gratis ini adalah untuk memberikan keringanan finansial yang signifikan bagi pasangan yang akan menikah. Program ini sangat menyasar mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki niat tulus untuk mengesahkan ikatan perkawinan mereka.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

“Pemerintah Kabupaten Purwakarta menghadirkan program nikah hemat bagi masyarakat, yang memungkinkan pasangan pengantin menikah tanpa biaya,” demikian pernyataan yang disampaikan sebagai landasan diluncurkannya program tersebut.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama dan telah dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Purwakarta Kota, Senin (27/4/2026). Penyelenggaraan di KUA memastikan bahwa seluruh prosesi pernikahan tetap memenuhi prosedur resmi yang ditetapkan oleh instansi terkait.

Dilansir dari Beritasatu.com, seluruh biaya pernikahan ditanggung pemerintah, mulai dari administrasi, busana pengantin, hingga fasilitas kendaraan pengantin. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghilangkan hambatan ekonomi dalam pernikahan.

Berita Lainnya  Dugaan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, BM PAN Ancam Demo Polda Jabar

Diharapkan, inisiatif ini dapat meringankan beban pasangan yang ingin menikah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, sehingga tercipta keluarga yang sakinah berlandaskan niat yang baik.***

Sumber : jabaronline.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan