Minggu, Mei 3, 2026
spot_img

Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Pemerintah Bekerja Sama dengan Pengusaha Brengsek dan Serakah!

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berapi-api menyampaikan pidato di depan para buruh dan pekerja yang memperingati Hari Buruh Internasional di Monas, Jumat (1/5/2026).

Dalam pidatonya, ia mengingatkan para pejabat di bawah kepemimpinannya agar membuat kebijakan yang membela kaum buruh, nelayan, dan kaum tani, bukan cuma pengusaha.

Prabowo memperingatkan kepada para pejabat yang hanya bekerja membela kepentingan pengusaha yang justru menindas kaum buruh.

“Bukan ini yang saya perjuangkan. Bukan negara yang dirampok oleh maling-maling. Saya tidak rela! Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya,” ujar Prabowo.

Berita Lainnya  Ade Kunang dan Ayahnya Diadili pada 4 Mei 2026

“Saya tidak rela, pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat, justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha berengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Meski demikian, Prabowo mengajak para buruh dan pekerja juga lebih dewasa dalam memandang para pengusaha.

“Tidak semua pengusaha serakah. Banyak yang bekerja dengan baik, banyak yang bekerja keras. Kita butuh mereka untuk ekonomi kita,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali mengingatkan para pembantu di kabinetnya terkait kebijakan para buruh.

Berita Lainnya  Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

“Saudara-saudara menteri, kalau ambil kebijakan berpikir dan bertanya apakah ini menguntungkan rakyat Indonesia?. Kalau menguntungkan rakyat, laksanakan. Tidak usah ragu-ragu!,” Prabowo mengingatkan menteri-menterinya.***

Sumber : CNN Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kecelakaan Maut Berbuntut Penyelidikan Polisi, 31 Saksi Diperiksa

KOTA BEKASI - Kecelakaan maut Kereta Rel Listrik (KRL) yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu, penyelidikan...

Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

KARAWANG - Dugaan atas pelanggaran operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Theatre Night Mart di Jalan Tuparev, terus menuai sorotan publik. Alih-alih hanya mengajukan izin resto...

Alami Pendarahan Hebat, Pengendara Sepeda Motor Tewas Setelah Leher Terjerat Benang Layangan

KARAWANG - Seorang pengendaara sepeda motor berinisial C (32) tewas setelah mengalami pendarahan di bagian leher, usai terjerat benang layangan saat melintas di Dusun...

Kepala SPPG Bisa Dijerat Hukum, Jika…?

SEMARANG - Kasus keracunan yang disebabkan menu makan bergizi gratis (MBG) menjadi bahan evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN). Bahkan BGN menyebut, kepala Satuan Pelayanan...

Stasiun KA Bekasi Timur Dibanjiri Buket Bunga, ‘Selamat Jalan bagi Mereka yang Telah Tiada’

KOTA BEKASI - Suasana berbeda tampak di Stasiun Bekasi Timur beberapa hari setelah tragedi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jakarta–Cikarang pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan