Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img

Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung – Jaktim

JAKARTA – Debt collector bentrok dengan warga di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026) sore. Dalam video yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, memperlihatkan sejumlah polisi berusaha menghalau massa agar tidak saling serang.

Terlihat polisi membawa pelontar gas air mata sambari meminta massa mundur dan menjauhi lokasi kejadian. Dalam narasi unggahan tersebut, bentrok diduga terjadi karena matel hendak mengambil motor milik warga. Namun, warga tidak terima dan melakukan perlawanan.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

“Gesekan diduga dipicu oleh penagihan lapangan motor. Kelompok penagih sempat berusaha merampas motor milik warga, namun warga melawan dan tidak terima, sehingga,” tulis keterangan akun Instagram warungjurnalis.

Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra membenarkan adanya peristiwa bentrok tersebut. Ia mengatakan situasi saat ini sudah kondusif dan bentrokan tidak berlangsung lama.

“Sudah kondusif, anggota stand by. Tapi sudah aman kok, insyaallah sudah aman. Sudah dikumpulin tadi sore, sudah dikumpulin semua kok. Bukan warga Cakung juga kok pelakunya,” ujar Andre saat dihubungi melalui telepon, Selasa.

Berita Lainnya  Askun Apresiasi Respon Cepat KDM, Tapi Minta Kadisdik Jabar Lebih Pro Aktif Lagi

Andre menjelaskan, bentrok bermula saat seorang warga yang motornya hendak ditarik matel tidak terima dan melakukan perlawanan.

“Tadi ada warga, cuma bukan warga Cakung ya. Ditarik lah motornya sama matel. Mungkin warga itu ngumpulin teman-temannya (menyerang kantor). Kebetulan kantor matel itu di wilayah kita,” tutur Andre.

Meski demikian, Andre belum bisa memastikan lokasi pengambilan motor tersebut.

Ia menambahkan, penyerangan ke kantor matel dilakukan sejumlah orang.

Berita Lainnya  Eks Caleg DPRD Bekasi Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Warga Korsel yang Merupakan Mantan Suaminya

“Kita menghalau langsung ngamanin biar nggak ada korban. Tadi katanya mau buat laporan di Polres tadi, pihak kantor itu,” jelasnya.

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

KARAWANG - Sebuah pohon tumbang menimpa sebuah truk kontainer peti kemas di jalan Lingkar Tanjungpura Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026) sore. Akibat peristiwa ini,...

Sidang Kasus Ade Kunang, Kadis BMSDA Bekasi Akui Ploting 42 Paket Proyek atas Permintaan Abah Kunang

BANDUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengungkap adanya pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam...

Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial N alias I, usai terjerat kasus penyalahgunaan peredaran narkoba...

Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya telah tertipu oleh salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Siapa sangka jika warga Kabupaten...

Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

KOTA BEKASI - Sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) mendesak DPRD Kota Bekasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan