Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Dari Mual hingga Gatal-gatal, 14 Siswa SMA di Pasuruan Keracunan MBG

PASURUAN – Sebanyak 14 siswa kelas X SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami gejala diduga keracunan usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (22/7/2026).

Para siswa tersebut mengalami keluhan mulai dari mual, muntah, gatal-gatal, hingga sesak napas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Pandaan, Imad menyebutkan bahwa belasan pelajar yang terdampak terdiri dari 11 siswi perempuan dan tiga siswa laki-laki.

“Total ada 14 pelajar yang mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG di sekolah kami. Semuanya pelajar kelas X,” ujar Imad, Rabu (22/7/2026).

Berita Lainnya  Musda Golkar Karawang Digelar 1 November, Pertarungan Mulyono vs Azis

Imad menjelaskan, peristiwa itu bermula setelah para siswa kelas X mengikuti kegiatan matrikulasi.

Sekitar pukul 11.45 WIB hingga 12.15 WIB, para siswa berkumpul di aula lantai atas sekolah untuk menyantap makanan bersama.

Namun, tidak lama setelah selesai makan, beberapa siswa mulai mengeluhkan sakit pada tubuh mereka.

“Setelah selesai makan, tiba-tiba ada pelajar mengeluh mual-mual, muntah-muntah, gatal-gatal, dan lainnya. Langsung kami lakukan tindakan pertolongan medis,” kata Imad.

Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah langsung membawa para siswa ke IGD Puskesmas Pandaan.

Kemudian, sembilan siswa yang membutuhkan penanganan medis di puskesmas dan lima siswa lainnya ditangani di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) karena kondisinya berangsur membaik.

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Menurut Imad, pihak sekolah menerima total 1.296 paket MBG yang tiba sekitar pukul 11.00 WIB dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbergedang, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan.

Paket MBG tersebut terdiri nasi putih, tempe bacem, mugget, sayuran capcay, selada, saus, serta buah jeruk.

Salah seorang siswa laki-laki yang menjalani perawatan mengaku merasakan gatal di area tertentu usai mengonsumsi makanan tersebut.

“Pertama mual-mual dulu, setelah itu gatal-gatal di bibir dan telinga. Sedangkan ada teman saya yang mual dan sesak nafas,” ungkapnya

Berita Lainnya  Rocky Gerung : ‎“Semua Pemain Bola Bagus dari Afrika karena MBG”

Sementara itu, salah satu dokter jaga IGD Puskesmas Pandaan, dr. Reviola, menyampaikan bahwa para pelajar datang dengan keluhan yang bervariasi, mulai dari kram, menggigil, nyeri perut, hingga sesak napas.

“Penanganan kami lakukan sesuai kebutuhan dan keluhan, ada yang dengan pemberian oksigen, infus, dan obat minum,” pungkasnya.***

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan