Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG – Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya mereka terima.

Nilainya tidak kecil, dari aduan yang masuk ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang, totalnya diperkirakan mencapai Rp377 juta.

“Kami menerima aduan dari 31 orang mantan karyawan, dengan total nilai yang diperkirakan mencapai Rp377 juta, terkait dana simpanan di koperasi yang hingga saat ini belum sepenuhnya diterima oleh para anggota,” ujar Kordinator Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang, Saripudin, SH., MH., Selasa (28/4/2026).

Dana yang dipersoalkan meliputi simpanan pokok di awal, simpanan wajib, hingga simpanan sukarela yang selama ini dipotong rutin. Namun setelah para karyawan tidak lagi bekerja, realisasi pengembaliannya disebut belum sesuai.

Berita Lainnya  Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

“Sebagian belum menerima sama sekali, sebagian baru menerima sebagian, dan ada juga yang belum memperoleh dokumen terkait haknya,” lanjutnya.

Tim Hukum kini mulai menelusuri lebih dalam mekanisme pemotongan dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan pihak lain dari sisi administratif.

“Kami akan mendalami apakah ada keterkaitan pihak lain dalam mekanisme pemotongan tersebut, termasuk dari sisi administratif,” katanya.

Lebih lanjut, Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang lainnya, Ujang Suhana, SH. menegaskan, tak hanya pengurus koperasi, pihak perusahaan juga akan dimintai klarifikasi untuk melihat sejauh mana tanggung jawab dalam persoalan ini.

Berita Lainnya  Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

“Kami akan meminta klarifikasi tidak hanya kepada pengurus koperasi, tetapi juga kepada pihak perusahaan, untuk melihat sejauh mana tanggung jawab yang ada,” jelas Ujang.

Persoalan ini sebelumnya sempat dibahas dalam forum resmi bersama DPRD Kabupaten Karawang pada akhir 2025, namun belum menemukan penyelesaian.

“Kita akan kembali melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD, melibatkan Dinas Koperasi, Kepolisian dan mengundang juga pihak koperasi karyawan PT. Pindodeli,” tegasnya.

Sementara, Tim Hukum Jabar Istimewa berikutnya, Dul Jalil, SH. menambahkan sebagai langkah awal, tim hukum akan menempuh upaya persuasif melalui somasi serta membuka ruang audiensi dengan pihak terkait.

Berita Lainnya  Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

“Kami akan melakukan somasi terlebih dahulu, kemudian membuka ruang audiensi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Koperasi dan Komisi II DPRD,” kata Dul Jalil.

Namun, apabila dalam prosesnya ditemukan indikasi pelanggaran hukum, langkah lanjutan tidak menutup kemungkinan akan ditempuh.

“Jika terdapat unsur pidana, kami akan mempertimbangkan langkah pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum,” tandasnya.***

Sumber : spillnews.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan