Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG – Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya mereka terima.

Nilainya tidak kecil, dari aduan yang masuk ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang, totalnya diperkirakan mencapai Rp377 juta.

“Kami menerima aduan dari 31 orang mantan karyawan, dengan total nilai yang diperkirakan mencapai Rp377 juta, terkait dana simpanan di koperasi yang hingga saat ini belum sepenuhnya diterima oleh para anggota,” ujar Kordinator Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang, Saripudin, SH., MH., Selasa (28/4/2026).

Dana yang dipersoalkan meliputi simpanan pokok di awal, simpanan wajib, hingga simpanan sukarela yang selama ini dipotong rutin. Namun setelah para karyawan tidak lagi bekerja, realisasi pengembaliannya disebut belum sesuai.

Berita Lainnya  Ade Kunang Akui Terima Rp8,5 Miliar dari Sarjan, 'Katanya' Duit Pinjaman Pribadi, Bukan Gratifikasi

“Sebagian belum menerima sama sekali, sebagian baru menerima sebagian, dan ada juga yang belum memperoleh dokumen terkait haknya,” lanjutnya.

Tim Hukum kini mulai menelusuri lebih dalam mekanisme pemotongan dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan pihak lain dari sisi administratif.

“Kami akan mendalami apakah ada keterkaitan pihak lain dalam mekanisme pemotongan tersebut, termasuk dari sisi administratif,” katanya.

Lebih lanjut, Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang lainnya, Ujang Suhana, SH. menegaskan, tak hanya pengurus koperasi, pihak perusahaan juga akan dimintai klarifikasi untuk melihat sejauh mana tanggung jawab dalam persoalan ini.

Berita Lainnya  Demi Beli Sabu, Satpam di Tangsel Nekat Gasak Ribuan Ompreng MBG

“Kami akan meminta klarifikasi tidak hanya kepada pengurus koperasi, tetapi juga kepada pihak perusahaan, untuk melihat sejauh mana tanggung jawab yang ada,” jelas Ujang.

Persoalan ini sebelumnya sempat dibahas dalam forum resmi bersama DPRD Kabupaten Karawang pada akhir 2025, namun belum menemukan penyelesaian.

“Kita akan kembali melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD, melibatkan Dinas Koperasi, Kepolisian dan mengundang juga pihak koperasi karyawan PT. Pindodeli,” tegasnya.

Sementara, Tim Hukum Jabar Istimewa berikutnya, Dul Jalil, SH. menambahkan sebagai langkah awal, tim hukum akan menempuh upaya persuasif melalui somasi serta membuka ruang audiensi dengan pihak terkait.

Berita Lainnya  Satu Keluarga di Lampung Utara Jadi Begal dengan Modus Kencan Michat

“Kami akan melakukan somasi terlebih dahulu, kemudian membuka ruang audiensi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Koperasi dan Komisi II DPRD,” kata Dul Jalil.

Namun, apabila dalam prosesnya ditemukan indikasi pelanggaran hukum, langkah lanjutan tidak menutup kemungkinan akan ditempuh.

“Jika terdapat unsur pidana, kami akan mempertimbangkan langkah pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum,” tandasnya.***

Sumber : spillnews.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan