Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Bangkitkan Gairah Ekonomi Kerakyatan, Kang Jimmy akan Bagikan ‘Gerobak Nyai’ kepada Anak Muda dan Guru Ngaji

KARAWANG – Dalam rangka merubah paradigma masyarakat, khususnya kalangan anak muda agar tidak ketergantungan terhadap dunia industri dalam mencari mata pencaharian ekonomi, mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) akan membagikan gerobak UMKM atau yang ia sebut sebagai ‘Gerobak Nyai’.

Disampaikan Kang Jimmy, pembagian ‘Gerobak Nyai’ ini tidak akan diberikan secara cuma-cuma. Melainkan akan diterapkan konsep kerjasama saling menguntungkan antara ia sebagai owner dan anak muda atau guru ngaji sebagai pelaku usaha (penjual).

Sebagai owner, kata Kang Jimmy, ia dan istrinya Nyai Hj. Ida Zamakhsyari akan menyediakan gerobak berikut isi jualannya seperti aneka jenis sembako, kopi, es, rokok, obat-obatan, mie instan, makanan ringan, minuman mineral dan lain sebagainya. Dan ‘Gerobak Nyai’ juga akan dilengkapi dengan kompor dan gas, alat masak, termos es, kursi, meja, serta peralatan dan perlengkapan berjualan lainnya.

Berita Lainnya  KRL Lintas Bekasi-Cikarang Sudah Kembali Beroperasi Normal

Untuk tahap pertama, sebanyak 25 ‘Gerobak Nyai’ akan dibagikan kepada anak muda dan ustaz atau guru ngaji yang memiliki keinginan adanya penghasilan tambahan untuk berjualan di tempatnya masing-masing. Yaitu dengan konsep keuntungan 60% baginya sebagai owner dan 40% bagi si penjual atau pelaku UMKM.

“Insha Allah ini program konkret yang akan membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan, supaya anak-anak muda kita tidak selalu ketergantungan ke industri terus,” tutur Kang Jimmy, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, Minggu (17/5/2026).

Penjual Diberikan Keleluasaan Jualan Tambahan Apapun dengan Konsep Keuntungan 70% bagi Penjual dan 30% bagi Owner

Dalam program ‘Gerobak Nyai’ ini, Kang Jimmy juga memberikan keleluasaan bagi setiap penjual atau pelaku UMKM untuk berjualan jenis dagangan lain. Misal seperti berjualan gorengan bala-bala, gorengan pisang dan apapun jenis jualan tersebut.

Berita Lainnya  GOKAR Goes to School Bakal Dimulai 8 Mei 2026

“Kalau untuk jualan tambahan ini nanti besaran keuntungannya berbalik, lebih besar si penjual, yaitu 70% bagi penjual dan 30% bagi owner. Insha Allah, program Gerobak Nyai ini akan kita launching kamis besok,” terangnya.

Belajar dari Warung Kuningan dan Warung Madura

Kang Jimmy kembali menegaskan rasa optimismenya, agar masyarakat Karawang khsususnya kalangan anak muda tidak bergantung kepada dunia industri di dalam mencari mata pencaharian ekonomi.

Menurutnya, ide dan gagasan untuk membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan ini muncul setelah ia melalukan survei ke beberapa Warung Kuningan dan Warung Madura yang selama ini bisa hidup dan mengais rejeki di Karawang.

“Akang berharap dengan ini pola pikir masyarakat kita khususnya kalangan anak muda bisa berubah. Karena ‘digawe’ itu tidak harus mesti di industri. Karena berdagang juga sama disebut bekerja juga. Yang penting halal dan tidak merugikan orang lain,” tegasnya.

Berita Lainnya  Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

Kang Jimmy menekankan jika ‘Gerobak Nyai’ merupakan program yang akan mudah diterima bagi mereka yang memiliki keinginan kuat untuk maju. Karena ditegaskannya, semua jenis peralatan dan perlengkapan akan ia sediakan di program ini. Sementara si penjual tinggal bagaimana memiliki niatan dan keinginan kuat untuk berjualan.

“Kita tiru konsep Rasulullah SAW saja, kalau ingin kaya, ya berdagang. Bismillah, insya Allah, Gerobak Nyai ini akan membantu mereka yang selama ini kesulitan mencari mata pencaharian ekonomi,” tutupnya.***

Ket foto : ilustrasi gambar Kang Jimmy dan istrinya Nyai Hj. Ida Zamakhsyari sedang berjualan UMKM.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Diperkirakan Telan Anggaran Rp 2,7 Miliar untuk 4 Kabupaten, Kirab Milangkala Tatar Sunda Dinilai Tak Sesuai Sejarah

BANDUNG - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf Erwinsyah mengkritik perayaan Milangkala Tatar Sunda yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di...

Berpotensi Timbulkan Aneka Tafsir, Yusril Minta Pembuat Film Pesta Babi Jelaskan Makna Judul

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai judul film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman...

Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bicara soal nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Prabowo menilai, kondisi Indonesia masih kuat terutama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan