Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Kondisi 11 Warga Bekasi Korban Kecelakaan KRL Mulai Membaik

BEKASI – Sebanyak 11 warga Kabupaten Bekasi yang menjadi korban kecelakaan KRL Commuter Line Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif di RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, Kamis (30/4/2026).

Dari jumlah tersebut, satu pasien masih menjalani operasi, sementara lainnya dilaporkan dalam kondisi membaik.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang datang langsung menjenguk para korban menyampaikan bahwa kondisi pasien secara umum menunjukkan perkembangan positif.

Berita Lainnya  Kyai Agus Fudholi : "Tutup Total Theatre Night Mart atau Kami yang Kepung"

“Dari yang kami lihat hari ini, ada 11 pasien yang masih dirawat. Satu orang sedang dalam tindakan operasi, sementara yang lain kondisinya relatif baik dan terus dalam pemantauan,” ujarnya usai membesuk 11 warganya.

Ia menjelaskan, pasien yang telah pulih nantinya diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemeriksaan lanjutan di RSUD Kabupaten Bekasi. Koordinasi antar rumah sakit pun akan terus dilakukan untuk memastikan kesinambungan perawatan korban.

“Jika sudah sembuh, pasien bisa kembali ke rumah. Untuk kontrol lanjutan, bisa dilakukan di RSUD Kabupaten Bekasi. Nanti akan ada komunikasi lanjutan antar rumah sakit,” tambahnya.

Berita Lainnya  Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mentan Amran Gandeng LMP untuk Berdayakan Masyarakat Tani

Dalam kunjungan tersebut, Asep juga menyempatkan diri menyapa para korban secara langsung dari kamar ke kamar.

Ia memberikan dukungan moril kepada warga Kabupaten Bekasi yang masih menjalani perawatan pascakecelakaan.

Selain memastikan kondisi pasien, Plt Bupati juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Bekasi dalam membantu penanganan korban, khususnya dalam pelayanan medis di RSUD Chasbullah Abdul Majid.

“Terima kasih kepada Pemkot Bekasi yang telah membantu masyarakat Kabupaten Bekasi. Ini bentuk kolaborasi yang sangat baik dalam situasi darurat seperti ini,” katanya.***

Berita Lainnya  Jika Tuparev Mau Ditata Dedi Mulyadi, Maka Harus Bersih dari Aktivitas Kemaksiatan

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan