Rabu, April 15, 2026
spot_img

Panen 5 Kuintal Kanggung, Warga Napi Purwakarta Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PURWAKARTA – Jeruji besi tak membatasi aktivitas warga binaan atau narapidana di Lapas Purwakarta. Berbekal pengetahuan yang seadanya, mereka mampu memanen kangkung hingga menghasilkan 500 kilogram atau 5 kuintal kangkung.

Panen ini tak muncul tiba-tiba. Sudah sejak awal bulan lalu, napi di Lapas Purwakarta diberdayakan menjadi ‘petani’ dengan menggarap lahan di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.

Usaha itu pun membuahkan hasil. Pada Kamis (06/11/2025), mereka berhasil memanen 500 kilogram kangkung.

“Yang telah siap dan terkonfirmasi sebagai target distribusi hasil panen kangkung ini diantaranya Rutan Bandung, Lapas Karawang, termasuk Lapas Purwakarta sendiri. Ini merupakan hasil nyata kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Kalapas Purwakarta Mizan Muhami.

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Tabur Bunga hingga Tawasulan di Makam Sampurna Raga Rawagede

Sebagian besar hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur di Lapas Purwakarta. Sementara sisanya akan dijual untuk menjadi tambahan penghasilan kecil bagi mereka. Sebuah bentuk penghargaan atas kerja keras dan ketekunan yang mereka tunjukkan selama masa pembinaan.

“Warga Binaan tentu akan mendapatkan premi dari hasil penjualan ini,” ujar Mizan.

Bagi sebagian warga binaan, mungkin ini kali pertama mereka merasakan makna kerja kolektif yang sesungguhnya. Setiap batang kangkung yang tumbuh di atas tanah lembab itu menjadi simbol perubahan diri.

Berita Lainnya  Hore! 17 KDKMP di Karawang Dapat Bantuan Operasional Truk

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang turut hadir dalam panen raya tersebut, bangga. Ia menyebut, keberhasilan ini bukan hanya tentang produktivitas, tetapi tentang kemanusiaan.

“Ini menjadi bukti bahwa Pemkab Purwakarta hadir untuk mendorong produktifitas Warga Binaan untuk mendukung program ketahanan pangan, disamping ikut menurunkan tingkat residivis mereka,”

“Mengapa? Karena setelah mereka (warga binaan) bebas nanti akan kami pekerjakan di sini sehingga memiliki pemasukan yang tetap untuk menghidupi keluarganya. Dan panen raya 5 kuintal kangkung ini adalah loncatan awalnya,” kata Abang Ijo Hapidin.***

Berita Lainnya  DLH Purwakarta Masih Temukan Pengelolaan Limbah SPPG yang Belum Memenuhi Standar

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan