Sabtu, April 4, 2026
spot_img

Menteri LH dan Wali Kota Bekasi Bersih-bersih Jalan Juanda hingga Pasar Baru

KOTA BEKASI – Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, turun ke lapangan bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam aksi bersih-bersih kawasan Jalan Juanda hingga Pasar Baru, Bekasi Timur.

Titik kumpul kegiatan berada di Lapangan Multiguna Bekasi. Aparatur dari Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Bekasi Timur, Satpol PP, hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan dikerahkan menyisir ruas Jalan Juanda, mulai dari Jalan Mayor Oking (Proyek) sampai Pasar Baru Bekasi.

Di kawasan Pasar Baru, Tri Adhianto memfokuskan penataan pada elemen visual kota. Ia menyoroti tali plastik yang diikat sembarangan pada pagar besi ruko, yang dinilai merusak estetika.

Berita Lainnya  Komunitas Lawyer Dukung Arif Dianto sebagai Ketua KADIN

Satpol PP dan dinas teknis diminta memotong plang nama toko yang tak berizin atau izinnya telah kedaluwarsa, sekaligus merapikan kabel-kabel yang menjuntai dan semrawut.

“Kita ingin tata kota ini tertib dan enak dipandang. Jangan lagi ada tali plastik yang diikat sembarangan ke pagar ruko. Ini soal kesadaran bersama untuk menjaga wajah kota,” kata Tri, Sabtu (14/2/2026).

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) turut menurunkan tim untuk membantu pemotongan plang berbahan besi dan penataan kabel.

Berita Lainnya  Wali Kota Tri : Pendatang Harus Siapkan Skill untuk Bersaing

Di sisi lain, Hanif menyoroti persoalan volume sampah Kota Bekasi yang disebut mendekati kapasitas maksimal.

Ia menekankan perlunya pembenahan sistem pengelolaan secara menyeluruh—dari hulu hingga hilir—agar penanganan tidak lagi bersifat reaktif.

Salah satu langkah strategis yang disebut adalah rencana pembentukan PTSL di area Bantargebang, sebagai bagian dari pengendalian dan pengolahan sampah jangka menengah.

Menurutnya, pembenahan tata kelola sampah harus dibarengi disiplin penataan kawasan agar wajah kota tak kembali kumuh setelah dibersihkan.

Berita Lainnya  Baznas Bekasi Salurkan Bantuan 'Fii Sabilillah' untuk Seribu Guru Ngaji dan Imam Masjid

Korve di Jalan Juanda–Pasar Baru itu menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah: kebersihan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kerja rutin yang menuntut konsistensi dan pengawasan berkelanjutan.***

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Sita 250 Juta di Rumah Ono Surono, Kuasa Hukum : itu Uang Arisan Keluarga

BANDUNG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan terhadap dua rumah milik Ketua DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) Ono Surono di Kabupaten...

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan