Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Mensos Bantah Ada Keterlambatan Penanganan di Kasus Balita Cacingan Akut Sukabumi

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf angkat bicara terkait kasus balita Raya, balita yang meninggal akibat cacingan akut di Sukabumi, Jawa Barat. Dia menampik ada keterlambatan perihal penanganan kasus tersebut.

“Sebenarnya tidak ada keterlambatan,” ujarnya ditemui usai acara temu Karang Taruna di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Minggu (24/8).

Saat ini, kata dia, justru tengah dilakukan pembenahan data yang menjadi bagian dari strategi presiden untuk konsolidasi data seluruh keluarga tidak mampu.

Konsolidasi data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ini menjadi sangat penting karena banyak sekali warga yang belum terdata baik itu lewat dukcapil maupun lainnya.

Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) untuk ikut terlibat di dalam pemutakhiran data. Karena usul sanggah ini berasal dari daerah ke pemerintah.

Berita Lainnya  Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Yang mana nantinya, BPS akan melakukan pemutakhiran data warga miskin di lapangan tiga bulan sekali.

Diakuinya, pihaknya baru mengetahui belakangan ini terkait kondisi yang terjadi pada keluarga tersebut. Karenanya, Kemensos langsung turun untuk melakukan assessment.

“Orang tuanya ditangani (diobati dan rehabilitasi, red), kakaknya itu sedang dalam assessment yang insya Allah nanti akan dimasukkan ke sentra kita yang ada di Sukabumi,” paparnya.

Kasus almarhumah Raya ini juga diminta olehnya untuk dijadikan pembelajaran untuk semua pihak agar benar-benar memperhatikan dan menyisir warga-warga sekitarnya.

Jika memang memerlukan perlindungan dan jaminan sosial maka bisa diajukan ke Kemensos.

Berita Lainnya  Dugaan Pengeroyokan Kader HMI, Warek II : "UNSIKA Tidak Diam, Pasti Diproses"

“Harus bersinergi, pemerintah daerah utamanya ya dengan desa-desa dan juga di RT-RW untuk benar-benar bisa memberikan suatu data yang tepat yang baik sehingga kita bisa berikan langkah-langkah atau intervensi yang tepat,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, balita asal Sukabumi, Jawa Barat, Raya (3) meninggal dunia akibat cacingan akut. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir usai dirawat sembilan hari di rumah sakit.

Raya dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH pada Minggu malam (13/8). Begitu sampai di IGD, ada peristiwa mengejutkan. Dari video akun relawan Rumah Teduh, ada cacing gelang yang keluar dari hidung bocah malang tersebut. Sedihnya lagi, cacing tidak hanya keluar dari hidung tapi juga dari kemaluan dan anus Raya.

Berita Lainnya  Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

Menurut keterangan relawan, cacing yang keluar dari tubuh mungil bocah tersebut sampai 1 kilogram. Kondisi tersebut menegaskan betapa parahnya infeksi cacing yang dialami Raya.

Mirisnya lagi, menurut relawan Rumah Teduh Sukabumi, proses perawatan medis yang dijalani Raya sempat terkendala biaya. Sebab, anak dari pasangan Udin (32) dan Endah (38) tidak memiliki identitas resmi hingga kepesertaan BPJS Kesehatan.

Relawan pun berupaya mendaftarkan Raya menjadi PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sayangnya, mereka harus dilempar-lempar pihak dinas sosial (dinsos) setempat.***

Sumber : JawaPos.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan