Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

Kontroversi Map Bertuliskan Bupati Karawang, Gus Ucim : ‘Gak Bisa Serta Merta Dikaitkan, Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah’

KARAWANG – Menyikapi spekulasi liar khususnya di media sosial tentang keberadaan ‘map bertuliskan Bupati Karawang’ saat penggeledahan yang dilakukan Kejagung di kantor BGN dan rumah pribadi tersangka korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, pengamat kebijakan publik Karawang, Muslim Hafidz, M.Si angkat bicara.

Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Karawang ini berpendapat, jika map berlogo Pemkab Karawang merupakan perlengkapan administrasi pemerintahan yang setiap tahun dicetak untuk keperluan kedinasan.

Sama halnya dengan kop surat yang digunakan setiap instansi perangkat daerah, Muslim Hafidz menegaskan bahwa tidak mungkin seorang bupati mengecek atau memeriksa satu persatu penggunaannya.

Gus Ucim (sapaan akrab) juga meminta agar masyarakat perlu berhati-hati di dalam setiap menarik kesimpulan dari sebuah informasi. Terlebih menduga-duga tanpa didukung dengan fakta dan hasil penyelidikan pihak berwenang.

Berita Lainnya  Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri 'Lampu Hijau'

Gunakan Asas Praduga Tak Bersalah dan Tunggu Hasil Penyidikan Kejagung

Menurut Gus Ucim, keberadaan suatu map pemerintahan di suatu tempat tidak bisa dijadikan dasar untuk mengaitkan dengan pihak tertentu.

Ditambahkannya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan untuk memastikan para siswa mendapatkan gizi yang memadai.

Sehingga menurutnya, poin penting saat ini adalah mendukung proses penyidikan oleh Kejagung yang bersifat transparan, serta memastikan program MBG memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah.

“Mari mengedepankan asas praduga gak bersalah dan menunggu hasil penyeledikan APH, dari pada membangun opini dan asumsi berdasarkan spekulasi,” tandas Gus Ucim.

Berita Lainnya  Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Sebelumnya diberitakan, terkait video kontroversi yang memperlihatkan ‘map bertuliskan Bupati Karawang’, saat penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejagung pada Rabu (3/6/2026), akhirnya diketahui jika map tersebut hanya sebuah ‘Surat Usulan Pemetaan Kebutuhan SPPG di Karawang – Jawa Barat’.

Keberadaan Map Disebut Hanya Usulan Pemetaan Kebutuhan SPPG di Karawang

Sebelumnya dikabarkan, jika ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ ini telah menimbulkan banyanya spekulasi dan kegaduhan publik, ditengah penetapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ditelusuri oleh Redaksi Opiniplus.com, salah seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Karawang mencoba meluruskan, terkait simpang-siur keberadaan map bertuliskan Bupati Karawang di kantor BGN yang digeledah Kejagung tersebut.

Berita Lainnya  Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

“Itu mah hanya surat usulan pemetaan kebutuhan SPPG di Karawang yang kurang 174 unit SPPG,” tutur pejabat tersebut, Minggu (7/6/2026).

Tetapi hingga saat ini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh ataupun Kepala Satgas MBG Karawang, Ridwan Salam, terkait banyaknya spekulasi negatif terhadap keberadaan map bertuliskan Bupati Karawang tersebut.

Karena saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com melalui pesan WhatsApp (WA), keduanya belum memberikan jawaban resmi atas konfirmasi wartawan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan