Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di tingkat kewilayahan.

Gerakan tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan ekosistem keamanan yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

Peluncuran gerakan tersebut terlaksana di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026). Pipit Rismanto memimpin langsung Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas Polda Jawa Barat tersebut.

Momentum itu disebut sebagai penguatan peran Bhabinkamtibmas sekaligus mempererat sinergi melalui Sabuk Kamtibmas, yaitu kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya untuk menjaga serta merawat keamanan di Jawa Barat.

Peluncuran gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolda Jabar sebagai simbol dimulainya paradigma baru dalam pengelolaan keamanan di Jawa Barat.

Gerakan ini menjadi pengejawantahan nilai-nilai transformasi Polri presisi di tingkat kewilayahan yang mengutamakan pendekatan kepolisian dengan rakyat, memprioritaskan pencegahan, kolaborasi lintas sektor, serta penyelesaian persoalan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Kapolda Jabar menjelaskan jika ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ bukan sekadar tagline, melainkan gerakan bersama dalam membangun ekosistem keamanan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Jaga” dimaknai sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat, sedangkan ‘Rawat’ merupakan upaya membangun kepedulian, memperkuat kolaborasi, serta memelihara rasa aman secara berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Pipit mengatakan Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Untuk itu, Polri diharapkan terus bertransformasi melalui pendekatan yang adaptif, humanis, dan berbasis kolaborasi.

“Keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu, Sabuk Kamtibmas dibangun sebagai ruang kolaborasi multidoor yang mengintegrasikan seluruh potensi masyarakat dalam satu tujuan bersama, yaitu menjaga dan merawat keamanan serta ketertiban di Jawa Barat,” kata Pipit dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan Polri sebagai penghubung dengan masyarakat. Selain menjalankan fungsi pembinaan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga berperan memperkuat deteksi dini, menyelesaikan persoalan melalui pendekatan problem solving hingga membangun komunikasi yang konstruktif.

Kapolda Jabar menyebut ada empat prinsip kerja yang ditekankan jajaran Polda Jawa Barat. Empat prinsip itu adalah adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

“Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam membangun ekosistem keamanan yang selaras dengan transformasi Polri presisi, yaitu sistem keamanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan institusi kepolisian, tetapi bertumpu pada kolaborasi, partisipasi, kepedulian, dan tanggung jawab Bersama,” ujar Pipit.

“Dalam ekosistem tersebut, Bhabinkamtibmas menjadi motor penggerak yang memastikan setiap potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini, setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan humanis, serta setiap unsur masyarakat memiliki ruang untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan lingkungannya,” tambahnya.

Berita Lainnya  Polisi Pamerkan Wajah Pelaku Pembacokan Bobotoh Bogor, Wartawan yang Kesal Keplak Kepala Pelaku

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jabar juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Bhabinkamtibmas Teladan, 3 Pilar, Satkamling, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), Satuan Pengamanan (Satpam) dan Polisi Khusus (Polsus) Teladan sebagai apresiasi dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat. Pipit berharap gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ mampu mewujudkan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Selaras dengan transformasi Polri presisi, gerakan ini diharapkan menjadi fondasi terbangunnya ekosistem keamanan yang tangguh, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan serta prinsip kerja adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif sebagai budaya kerja dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan