Minggu, Mei 31, 2026
spot_img

Bejat! Sopir Antar Jemput Pesantren di Karawang Cabuli Santri di Bawah Umur

KARAWANG – Seorang sopir antarjemput santri pondok pesantren ditangkap polisi karena diduga mencabuli santri yang masih di bawah umur.

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu melapor ke Polres Karawang pada 10 September 2025.

Ia tak kuasa menahan air mata saat menceritakan dugaan kekerasan seksual yang menimpa anak perempuannya, sebut saja S, berusia 15 tahun.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menjelaskan, pelaku berinisial AP alias Ending (46), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai sopir antarjemput santri dari ponpes ke sekolah.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Penyaluran KPR pada BTN ke PT. BAS

“Korban berinisial S (15), seorang pelajar, diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan AP alias Ending,” ujar Fiki saat konferensi pers, Selasa (30/9/2025).

Informasi kasus ini awalnya muncul dari warga yang curiga, lalu diteruskan ke aparat desa. Dugaan pencabulan ternyata bukan sekali dilakukan.

Mendapat laporan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Karawang langsung mengamankan pelaku dan meminta keterangan saksi. Kini, Ending sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Berita Lainnya  GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

“Polres Karawang berkomitmen memberikan perlindungan hukum bagi anak-anak, sekaligus memastikan pelaku mendapat hukuman sesuai aturan,” tegas Fiki.

Perbuatan Ending dijerat Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak dan pasal terkait lainnya. Ancaman hukumannya tidak main-main, maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa pengawasan anak tidak boleh lengah, bahkan di lingkungan pendidikan. Polisi mengimbau orang tua agar lebih peduli dan waspada terhadap aktivitas anak-anak, baik di sekolah maupun di luar rumah.***

Berita Lainnya  Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Bejat! Sopir Antarjemput Ponpes di Karawang Diduga Cabuli Santri, https://bekasi.tribunnews.com/karawang/55855/bejat-sopir-antarjemput-ponpes-di-karawang-diduga-cabuli-santri.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tokoh Muda Golkar Dorong ‘Mas Bahlil Ganteng’ Nyapres 2029

KARAWANG - Fenomena lagu viral MBG = Mas Bahlil Ganteng bertajuk 'My Little Bolu Ketan' masih menjadi tranding penggunaan backsoun di media sosial. Tokoh Muda...

Mantan Caleg di Cirebon Paksa Seorang Kakek Berhubungan Sesama Jenis, Pelaku Rekam Adegan untuk Konten Asusila

CIREBON - Dua kali gagal menjadi wakil rakyat, H (43) seorang mantan calon legislatif (caleg) yang berdomisili di Kecamatan Kejaksan - Kota Cirebon, terpaksa...

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, ‘Barang Haram’ Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

KARAWANG - Petugas Lapas Karawang kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa oleh keluarga warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Ironisnya, hal tersebut dilakukan oleh...

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Hukum

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan