Senin, Mei 25, 2026
spot_img

DPRD Jabar Minta Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi Lebih Permudah Pelayanan

BEKASI – Dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Bekasi, Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi tidak hanya fokus pada pembinaan produk makanan dan minuman.

Lebih dari itu, Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi juga harus lebih inovatif dengan cara mengembangkan pembinaanya, dengan menyasar kepada proruk jasa dan barang.

Melalui kesempatan kunker ini, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dea Eka Rizaldi, SH juga mempertanyakan sampai sejauh mana keterlibatan Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi dalam program pemerintah pusat, yaitu terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Berita Lainnya  Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

“Apakah masyarakat pelaku usaha UMKM pada bidang makanan dan minuman yang diluar dari keluarga koperasi bisa dilibatkan?. Sementara kita ketahui bersama bahwa koperasi memiliki slogan dari kita oleh kita dan untuk kita,” tanya Dea Eka, di ruang rapat Bupati Bekasi, Senin (20/1/2025).

Khusus untuk para pelaku UMKM, Dea Eka juga meminta agar Dinas Koperasi dan UMKM lebih mempermudah semua jenis pelayanan masyarakat. Khsusunya dalam pembuatan sertifikasi gratis.

Berita Lainnya  Bakal Dibangun Flyover, Komisi V DPR RI Tinjau Perlintasan KA Bulak Kapal - Bekasi Timur

Hal ini harus dilakukan, agar keberadaan UMKM di Bekasi semakin maju dan berkembang.

“Karena banyak UMKM kita yang ingin terlibat dalam program MBG, tetapi mereka belum terdaftar atau belum tersertifikasi di Dinas Koperasi dan UMKM,”

“Persoalannya memang beragam. Dan ada juga UMKM yang belum mengetahui prosedur sertifikasi. Maka sosialisasi tentang sertifikasi ini juga perlu lebih digencarkan,” timpalnya.

Pada dasarnya, sambung Dea Eka, kemajuan ekonomi kerakyatan akan bermuara di Dinas Koperasi UMKM dan BumDes. Termasuk keberadaan UMKM hari ini yang ingin terlibat dalam program MBG.

Berita Lainnya  Komdigi akan Wajibkan Akun Medsos Cantumkan Nomor Ponsel

“Maka, kita minta semua jenis pelayanan koperasi dan UMKM lebih dipermudah. Jangan dipersulit, karena kita bekerja memang untuk menjadi pelayan masyarakat,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

JAKARTA - Polisi mengungkap sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang...

KPK Pastikan akan Proses Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulans Dinkes Kota Bekasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mobil ambulans dan mobil jenazah,...

Dari Rebutan Anggaran hingga Merasa Paling Penting, AHY Sentil Kerja Kementerian Era Prabowo

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyentil kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut masih ada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan