Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

DPRD Jabar Minta Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi Lebih Permudah Pelayanan

BEKASI – Dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Bekasi, Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi tidak hanya fokus pada pembinaan produk makanan dan minuman.

Lebih dari itu, Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi juga harus lebih inovatif dengan cara mengembangkan pembinaanya, dengan menyasar kepada proruk jasa dan barang.

Melalui kesempatan kunker ini, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Dea Eka Rizaldi, SH juga mempertanyakan sampai sejauh mana keterlibatan Dinas Koperasi dan UMKM Bekasi dalam program pemerintah pusat, yaitu terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Berita Lainnya  Dikonfrontir di RDP Komisi I, KIIC 'Malu-malu Kucing' untuk Akui Pelanggaran Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan Industri dengan Kawasan Hutan

“Apakah masyarakat pelaku usaha UMKM pada bidang makanan dan minuman yang diluar dari keluarga koperasi bisa dilibatkan?. Sementara kita ketahui bersama bahwa koperasi memiliki slogan dari kita oleh kita dan untuk kita,” tanya Dea Eka, di ruang rapat Bupati Bekasi, Senin (20/1/2025).

Khusus untuk para pelaku UMKM, Dea Eka juga meminta agar Dinas Koperasi dan UMKM lebih mempermudah semua jenis pelayanan masyarakat. Khsusunya dalam pembuatan sertifikasi gratis.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Hal ini harus dilakukan, agar keberadaan UMKM di Bekasi semakin maju dan berkembang.

“Karena banyak UMKM kita yang ingin terlibat dalam program MBG, tetapi mereka belum terdaftar atau belum tersertifikasi di Dinas Koperasi dan UMKM,”

“Persoalannya memang beragam. Dan ada juga UMKM yang belum mengetahui prosedur sertifikasi. Maka sosialisasi tentang sertifikasi ini juga perlu lebih digencarkan,” timpalnya.

Pada dasarnya, sambung Dea Eka, kemajuan ekonomi kerakyatan akan bermuara di Dinas Koperasi UMKM dan BumDes. Termasuk keberadaan UMKM hari ini yang ingin terlibat dalam program MBG.

Berita Lainnya  Dikonfrontir di RDP Komisi I, KIIC 'Malu-malu Kucing' untuk Akui Pelanggaran Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan Industri dengan Kawasan Hutan

“Maka, kita minta semua jenis pelayanan koperasi dan UMKM lebih dipermudah. Jangan dipersulit, karena kita bekerja memang untuk menjadi pelayan masyarakat,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan