Rabu, Oktober 28, 2026
Google search engine

Saan Mustopa : “Jangan Sampai Wajib Pajak Merasa Terteror”

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Saan Mustopa, mengingatkan pemerintah agar pelibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI Angkatan Darat (AD) dalam pengawasan kepatuhan wajib pajak tidak menimbulkan kesan intimidatif terhadap masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Saan merespons terbitnya Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/JP/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak yang membuka ruang pembangunan jejaring informasi melalui Babinsa TNI AD dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polri.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Menurut Saan, upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak harus tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu mengingatkan agar pelibatan aparat tidak menimbulkan persepsi bahwa wajib pajak berada dalam tekanan.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media seusai Rapat Paripurna Ke-26 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

“Terkait dengan petugas pajak yang menggandeng Babinsa jangan sampai nanti ada kesan menakut-nakuti, seakan-akan wajib pajak itu ditakut-takuti dan menimbulkan rasa ketakutan. Jangan sampai nanti para wajib pajak itu merasa terteror,” kata Saan.

Berita Lainnya  Dikonfrontir di RDP Komisi I, KIIC 'Malu-malu Kucing' untuk Akui Pelanggaran Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan Industri dengan Kawasan Hutan

Saan menilai Direktorat Jenderal Pajak perlu mempertimbangkan dampak dari kebijakan tersebut, terutama karena Babinsa dan Bhabinkamtibmas memiliki tugas pokok yang berbeda dengan fungsi administrasi perpajakan.

“Nah ini penting sekali ya, jadi sebelum melakukan ini penting sekali dari pajak ini untuk memikirkan dampak dengan menggandeng institusi yang memang bukan tugasnya, bukan ranahnya, jadi sekali lagi penting sekali,” ujarnya.

Legislator Fraksi NasDem itu menegaskan peningkatan kepatuhan pajak merupakan tujuan yang harus didukung seluruh pihak.

Berita Lainnya  RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

Namun, pelaksanaannya perlu tetap memperhatikan batas kewenangan masing-masing institusi agar tidak memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan.***

Sumber : partainasdem.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

481 Siswa SMP di Dramaga – Bogor Alami Keracunan MBG

BOGOR - Sebanyak 481 siswa SMP di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Atas peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

BOGOR - Polisi mengatakan MR sebagai pelaku utama pembacokan ARK (16), seorang bobotoh yang ditemukan tewas di di Jalan Raya Jakarta-Bogor. MR ditangkap pada Senin...

Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

GOWA - Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi ditahan oleh penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 26 Oktober 2026. Setelah menjalani...

PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

JAKARTA - Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, mengecam keras insiden penyerangan yang menewaskan seorang suporter Persib Bandung (Bobotoh) berinisial ARK (16 tahun)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan