Jumat, Oktober 9, 2026
Google search engine

PT. Chang Sin Didemo Emak-emak, Bupati Sampai Turun Tangan, ‘Malu-maluin Deh’

KARAWANG – Bukan karena persoalan PHK sepihak, CSR yang tidak tepat sasaran atau persoalan industrial lainya. Tiba-tiba saja PT. Chang Sin Indonesia didemo warga sekitar yang mayoritas dari kaum emak-emak.

Puluhan warga ini mendemo PT. Chang Sin yang beralamat di Desa Gintungkerta Kecamatan Klari yang telah menutup gerbang pintu belakang perusahaan.

Alasan demonya cukup sederhana dan rasional. Yaitu dimana perekonomian warga menjadi lumpuh, semenjak gerbang pintu belakang PT. Chang Sin ditutup. Karena selama ini warga memang mengandalkan mata pencaharian mereka dengan cara berdagang di sekitar perusahaan.

Terlebih, mayoritas karyawan perusahaan juga setuju jika gerbang pintu belakang PT. Chang Sin dibuka kembali. Karena kalau harus lewat gerbang depan, para karyawan harus memutar cukup jauh.

Mendengar kabar demo warga di PT. Chang Sin ini, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh langsung turun tangan. Bahkan bukan hanya bupati, di lokasi juga terlihat unsur Muspida lain seperti Kapolres, Dandim 0604, ketua DPRD, Sekda, bahkan sampai sejumlah kepala OPD. Malu-maluin gak tuh kira-kira?.

Di lokasi, para pendemo berteriak kepada bupati untuk dibantu solusi persoalannya, agar perusahaan kembali membuka gerbang pintu belakang PT. Chang Sin.

Sementara PT. Chang Sin beralasan penutupan gerbang pintu belakang tersebut karena manajemen menerima gugatan dari salah satu pengusaha yang memiliki lahan di sekitar pintu gerbang belakang PT. Chang Sin. Alasannya, aktivitas di pintu gerbang belakang PT. Chang Sin menyebabkan kemacetan.

Namun demikian Bupati Aep berpandangan lain, bahwa akses pintu belakang merupakan jalan umum, dan diperuntukkan bagi masyarakat luas. Untuk itu, Pemkab menyarankan agar manajemen kembali membuka pintu gerbang belakang.

“Saya sudah sampaikan kepada jajaran manajemen untuk segera membuka pintu gerbang belakang. Nanti Pemkab akan membantu karena ini adalah jalan umum, selain itu agar aktivitas perekonomian tidak hilang,” kata bupati.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

Aparat menggerebek kepolisian menggerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dijadikan markas operator judi online pada Minggu,...

Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : “Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu”

BEKASI - Polemik dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan terus menuai perhatian kalangan...

Wapres Gibran : “Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah”

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya bisa melanjutkan kuliah hingga tingkat sarjana (S1) jika tidak lulus sekolah menengah atas (SMA). Pernyataan...

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Hukum

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan