Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Warga Tolak Rencana Unras ke PT. MIM Hari ini

KARAWANG – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh salah satu kelompok masyarakat di PT. Multi Indo Mandiri, Senin 20 Oktober 2025, mendapat kecaman dan penolakan dari ibu-ibu Kampung Karangjati, Desa Sumur Kondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Warga menilai aksi unjuk rasa kepada PT. MIM mengusik kenyamanan, dan hubungan baik antar warga dengan pihak industri, yang sudah terjalin sejak lama.

Purwaningsih, warga setempat menilai, aksi unjuk rasa dilakukan secara sepihak oleh Forum Warga Sumur Kondang.

Berita Lainnya  Kyai Agus Fudholi : "Tutup Total Theatre Night Mart atau Kami yang Kepung"

Karena warga setempat tidak pernah tahu adanya forum tersebut. Terlebih, melakukan aksi kepada PT. MIM yang sering memberikan kontribusi kepada lingkungan.

“Sekitar 90 persen warga Kampung Karangjari dan Desa Sumur Kondang itu bekerja di PT MIM. PT MIM banyak berkontribusi untuk warga dalam perayaan hari besar. Bahkan kerap memberikan pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya.

Menurutnya, warga setempat tidak memiliki masalah dengan PT MIM. Ia juga meminta jangan ada pihak luar yang membuat gaduh lingkungan. Warga juga sudah meminta agar kepala desa merespon penolakan aksi unjuk rasa.

Berita Lainnya  Forum KUB Soroti 'Jalan Butut' yang Dilalui Siswa Inspiratif, Angga : 'Karawang Utara Hanya Diingat saat Musim Kampanye'

Purwaningsih mempertanyakan masyarakat yang mengatasnamakan warga Sumur Kondang untuk melakukan aksi unjuk rasa.

“Mewakili kepentingan siapa mereka? Kami tidak ingin diusik. Kami sudah berdampingan dengan baik dengan PT MIM,” ujarnya.

Menurut warga setempat, PT MIM merupakan salah satu perusahaan yang kerap memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Selain itu, PT. MIM juga telah menerima sejumlah penghargaan CSR, piagam penghargaaan penerimaan lapangan pekerjaan warga Karawang melalui aplikasi Infoloker Karawang dan banyak lainnya. (Naz)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan