Kamis, April 30, 2026
spot_img

Tanpa Banyak Basa-basi, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Segepok Uang kepada Korban

KOTA BEKASI – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026).

Salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan Kompas TV yang dikenal berdedikasi tinggi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir langsung di rumah duka di Tambun Selatan – Bekasi untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Berita Lainnya  Ganti Rugi Korban Kebakaran SPBE Cimuning Kembali Tertunda

Kehadiran Dedi menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Suasana haru begitu terasa saat Dedi memeluk ayah korban dan menyampaikan rasa duka yang mendalam, serta menyerahkan segepok uang kepada keluarga korban.

Setelah itu, Dedi berbincang dengan keluarga dan mulai mengenal lebih dekat sosok Nur Ainia

Dalam kunjungannya, KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) bertemu dengan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi, yang juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu karyawan terbaiknya.

Berita Lainnya  Waspada! Karawang Urutan Ketiga Kasus HIV, Setelah Sukabumi dan Bogor

Dedi selanjutnya menjenguk salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ditemani Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Dedi bertanya kepada dokter soal berapa lama korban tersebut harus istirahat.

Lantaran kondisi sakit tidak memungkinan untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), tanpa banyak basa-basi Dedi pun memberikan uang kepada korban asal Cikarang itu sebagai pengganti.

“Saya nitip 10 juta ya ibu biar gak kerjanya tertangani di rumah,” ujar Dedi, dilansir di akun instagram @dedimulyadi71.

Berita Lainnya  Kepemimpinan Dinilai Sudah Teruji, HIPMI Dukung Rafiudin Firdaus

Adapun tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur.

Total ada 16 orang yang meninggal dunia per hari ini, Rabu (29/4/2026).***

Ket foto : Didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto – Dedi Mulyadi menjengok korban di rumag sakit.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Cawe-cawe Pengelolaan Limbah Industri, Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejaksaan

KARAWANG - Diduga melakukan cawe-cawe pengelolaan limbah ekonomis di PT. Multi Indo Mandiri (PT. MIM), Saepul Azis - Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten...

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan