Senin, Agustus 3, 2026
spot_img

Tanpa Banyak Basa-basi, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Segepok Uang kepada Korban

KOTA BEKASI – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026).

Salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan Kompas TV yang dikenal berdedikasi tinggi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir langsung di rumah duka di Tambun Selatan – Bekasi untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi dan PMI Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cibarusah

Kehadiran Dedi menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Suasana haru begitu terasa saat Dedi memeluk ayah korban dan menyampaikan rasa duka yang mendalam, serta menyerahkan segepok uang kepada keluarga korban.

Setelah itu, Dedi berbincang dengan keluarga dan mulai mengenal lebih dekat sosok Nur Ainia

Dalam kunjungannya, KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) bertemu dengan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi, yang juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu karyawan terbaiknya.

Berita Lainnya  Dugaan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, BM PAN Ancam Demo Polda Jabar

Dedi selanjutnya menjenguk salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ditemani Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Dedi bertanya kepada dokter soal berapa lama korban tersebut harus istirahat.

Lantaran kondisi sakit tidak memungkinan untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), tanpa banyak basa-basi Dedi pun memberikan uang kepada korban asal Cikarang itu sebagai pengganti.

“Saya nitip 10 juta ya ibu biar gak kerjanya tertangani di rumah,” ujar Dedi, dilansir di akun instagram @dedimulyadi71.

Berita Lainnya  Polres Karawang Resmi Berubah Status Menjadi Polresta

Adapun tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur.

Total ada 16 orang yang meninggal dunia per hari ini, Rabu (29/4/2026).***

Ket foto : Didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto – Dedi Mulyadi menjengok korban di rumag sakit.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan