Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai komisaris utama independen. Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menetapkan Ayi Subarna sebagai Direktur Utama Bank BJB.

Keputusan itu menjadi salah satu agenda utama dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar secara hybrid di Bale Pakuan, Bandung, Selasa (28/4). Selain perombakan pengurus, rapat juga memutuskan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau setara Rp85,54 per lembar saham kepada pemegang saham.

Sosok ikonik yang dikenal dengan ketegasannya ini akhirnya resmi melebarkan sayap ke sektor perbankan.

Langkah ini bukan sekadar pengisian jabatan. Susi membawa misi besar yang langsung memicu perbincangan hangat: “Menenggelamkan” dominasi pinjaman online (pinjol) di Jawa Barat yang selama ini mencekik masyarakat kecil dengan bunga selangit.

Berita Lainnya  Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Susi menyoroti data mencengangkan terkait perputaran uang di industri pinjol di wilayah Jawa Barat yang menembus angka Rp19,5 triliun. Baginya, nilai fantastis ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Bank BJB untuk hadir sebagai penyelamat ekonomi warga.

“Mimpi saya, pinjol di Jawa Barat ini kalau bisa di-take over oleh BJB. Pasar ini besar sekali. Kita harus membantu orang kecil dengan menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol,” tegas Susi di Bale Pakuan, dilansir dari fajar.co.id.

Meski optimis, Susi menyadari ambisinya memerlukan dukungan regulasi yang kuat. Ia pun mendorong Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk merumuskan mekanisme pembatasan aktivitas pinjol di wilayah tersebut agar Bank BJB memiliki ruang lebih luas dalam menyalurkan kredit produktif yang lebih manusiawi.

Berita Lainnya  Ariel NOAH Ultah, Wulan Guritno Beri Kejutan, Picu Spekulasi Asmara dari Publik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali, mengungkapkan bahwa pemilihan Susi Pudjiastuti didasari oleh aspek integritas yang tak perlu diragukan lagi.

“Saya sangat percaya Bu Susi memiliki integritas sebagai Komisaris Utama. Dengan postur baru ini, kita ingin melahirkan bank yang kredibel, bukan hanya eksis sebagai bank daerah, tapi digemari di seluruh Indonesia,” ujar Dedi Mulyadi.

Meskipun ini adalah debutnya di industri perbankan, Susi yang memiliki latar belakang pengusaha sukses meyakini pengalaman manajerialnya akan memberikan nilai tambah bagi bank BPD terbesar di Indonesia tersebut.

Struktur Baru dan Kekuatan Finansial Bank BJB

Penyegaran manajemen ini dilakukan di tengah performa positif perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Bank BJB berhasil membukukan total aset sebesar Rp221,3 triliun, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin bank pembangunan daerah di tanah air.

Berikut adalah susunan pengurus baru Bank BJB pasca-RUPST 2026 (menunggu proses fit and proper test OJK):

Berita Lainnya  Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Dewan Komisaris:
● Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
● Komisaris Independen: Novian Herodwijanto & Eydu Oktain Panjaitan
● Komisaris: Rudie Kusmayadi, Herman Suryatman, Tomsi Tohir

Direksi Utama:

● Direktur Utama: Ayi Subarna
● Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
● Direktur Korporasi & UMKM: Mulyana

Masuknya Susi Pudjiastuti diprediksi akan mempercepat transformasi digital Bank BJB. Fokus pada pengalihan beban pinjol ke kredit resmi daerah bukan hanya soal bisnis, melainkan misi sosial untuk memperkuat daya beli masyarakat Jawa Barat. Publik kini menanti, apakah “Jaring Maut” ala Susi sanggup membersihkan gurita pinjol di Tanah Pasundan.***

Sumber : fajar.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai "pakar", ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional...

Prabowo : “Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan...

Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

BANDUNG - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berinisial AS (49) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung setelah diduga...

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta klarifikasi terkait pemberian gift atau saweran saat...

Hukum

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan