Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Solusi Banjir Karangligar, KDM dengan Saan Mustopa Silang Pendapat

KARAWANG – Perbedaan pendapat terjadi antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, terkait solusi banjir musiman di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

KDM menyatakan jika satu-satunya solusi banjir Karangligar adalah merelokasi atau memindahkan warga ke tempat yang lebih aman. Alasannya, karena posisi letak geografis Karangligar yang berada di area cekungan.

Sehingga upaya teknis penanganan banjir apapun dinilainya tidak akan membuahkan hasil, selama wilayah pemukiman Karangligar tetap berada di titik terendah.

Setelah warga direlokasi, wilayah Karangligar sendiri bisa dijadikan danau buatan penampung air, guna mengurangi beban aliran sungai di sekitar Karangligar yang selama ini dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Berita Lainnya  Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

“Saya sampaikan kalau yang di cekungan Karangligar itu sampai kapan pun gak akan pernah selesai (banjir), karena itu cekungan. Maka tawaran yang terbaik adalah relokasi,” tutur KDM, dilansir dari AntaraNews.

Sementara Saan Mustopa berpendapat, solusi banjir Karangligar bisa dilakukan melalui upaya struktural yang bersifat jangka panjang. Yaitu lewat pembangunan infrastruktur pengendali banjir, serta normalisasi Sungai Cibe’et dan Citarum.

Saan menyebut, solusi relokasi tentu memiliki plus-minus yang membutuhkan transisi waktu cukup lama, mengingat warga Karangligar sudah tinggal di wilayah tersebut selama puluhan tahun.

Berita Lainnya  Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

“Sekarang kita lihat dulu apa yang telah dilakukan pemerintah pusat dan kabupaten. Kalau ini sudah selesai dan masih banjir, relokasi bisa dipertimbangkan. Tapi jika pengendali banjir selesai dan saat hujan tidak banjir, berarti kita sudah menyelesaikan akar masalahnya,” kata Saan Mustopa, dilansir dari tvberita.co.id.

Saan memastikan bahwa ia akan mengawal alokasi anggaran dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur penanganan banjir Karangligar yang ditarget rampung pertengahan 20026.

“Kita harus memikirkan akar masalahnya, sumber utamanya apa, tidak bisa penanganan instan, penanganan harus di sumber akar masalahnya,” kata Saan.

Berita Lainnya  Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

“Akar masalahnya adalah pertemuan Sungai Cibeet dan Citarum, ada backwater, dan itu yang sedang kita tangani. Jadi kita lihat nanti, setelah pengendali banjir Karangligar selesai, apakah musim hujan masih banjir atau tidak,” tandasnya, saat meninjau lokasi banjir Karangligar, Minggu (25/1/2026).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan