Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

Soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai, Purbaya : Mereka Pintar, Hanya Tinggal Digebuk Saja!

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengingatkan ancaman pembekuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Namun, Purbaya yakin pegawai Bea Cukai sebenarnya pintar dan mampu meningkatkan pelayanan.

Ia mencontohkan upaya perbaikan terlihat dari implementasi alat pemindai peti kemas (X-Ray) serta dua inovasi digital, yakni Self Service Report Mobile (SSR-Mobile) dan Trade AI.

“Layanan kepada masyarakat dan dunia usaha harus semakin cepat, semakin sederhana, dan semakin berintegritas. Itu komitmen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Karena ada ancaman (pembekuan) juga, kalau enggak bisa beres, awas!,” ancam Purbaya dalam Peresmian Alat Pemindai Peti Kemas di Terminal 3 dan Terminal Mustika Alam Sari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/12).

Berita Lainnya  Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

“Bea Cukai sudah cukup bergerak cepat dalam beberapa minggu terakhir. Rupanya, memang orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin saja. Gebuk-gebuk, dua minggu keluar. Ini dua minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih,” sambungnya.

Purbaya yakin penggunaan alat pemindai kontainer serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa memperkuat transparansi dan keamanan arus barang. Bahkan, ia mengklaim celah-celah kecurangan bakal tertutup.

Ia menjelaskan X-Ray anyar itu mampu mendeteksi bahan nuklir serta zat radioaktif dalam kontainer. Bahkan, Purbaya menyebut alat pemindai tersebut mampu melakukan pemeriksaan secara cepat dan akurat tanpa membuka peti kemas.

Berita Lainnya  Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Di lain sisi, sang Bendahara Negara memamerkan kecanggihan Trade AI yang diklaim bisa langsung membandingkan barang ekspor dan impor dengan harga asli di marketplace. Purbaya menekankan kecanggihan tersebut bisa mencegah praktik underinvoicing.

“Mereka (Bea Cukai) sudah melakukan perbaikan dengan signifikan. Saya harapkan nanti Maret tahun depan (2026) gambaran Bea Cukai akan jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin,” ucap sang menkeu optimistis.

Purbaya pertama kali mengumumkan rencana pembekuan Bea Cukai pada Kamis (27/11). Dirinya menegaskan citra direktorat tersebut buruk dari segala arah, baik di media, di masyarakat, bahkan di mata Presiden Prabowo Subianto.

Berita Lainnya  Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

Ia juga tak segan mengganti fungsi dan tugas Bea Cukai dengan Suisse Generale Surveillance atau SGS3. Jika benar-benar terjadi, 16 ribu pegawai DJBC Kementerian Keuangan bakal dirumahkan.***

Baca artikel CNN Indonesia “Purbaya soal Ancaman ke Bea Cukai: Mereka Pintar, Cuma Perlu Digebuk” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251212123900-532-1305903/purbaya-soal-ancaman-ke-bea-cukai-mereka-pintar-cuma-perlu-digebuk#goog_rewarded.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan