Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai, Purbaya : Mereka Pintar, Hanya Tinggal Digebuk Saja!

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengingatkan ancaman pembekuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Namun, Purbaya yakin pegawai Bea Cukai sebenarnya pintar dan mampu meningkatkan pelayanan.

Ia mencontohkan upaya perbaikan terlihat dari implementasi alat pemindai peti kemas (X-Ray) serta dua inovasi digital, yakni Self Service Report Mobile (SSR-Mobile) dan Trade AI.

“Layanan kepada masyarakat dan dunia usaha harus semakin cepat, semakin sederhana, dan semakin berintegritas. Itu komitmen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Karena ada ancaman (pembekuan) juga, kalau enggak bisa beres, awas!,” ancam Purbaya dalam Peresmian Alat Pemindai Peti Kemas di Terminal 3 dan Terminal Mustika Alam Sari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/12).

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

“Bea Cukai sudah cukup bergerak cepat dalam beberapa minggu terakhir. Rupanya, memang orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin saja. Gebuk-gebuk, dua minggu keluar. Ini dua minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih,” sambungnya.

Purbaya yakin penggunaan alat pemindai kontainer serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa memperkuat transparansi dan keamanan arus barang. Bahkan, ia mengklaim celah-celah kecurangan bakal tertutup.

Ia menjelaskan X-Ray anyar itu mampu mendeteksi bahan nuklir serta zat radioaktif dalam kontainer. Bahkan, Purbaya menyebut alat pemindai tersebut mampu melakukan pemeriksaan secara cepat dan akurat tanpa membuka peti kemas.

Berita Lainnya  Grand Opening Pabrik Kawat Baja, Bupati Subang Berharap Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

Di lain sisi, sang Bendahara Negara memamerkan kecanggihan Trade AI yang diklaim bisa langsung membandingkan barang ekspor dan impor dengan harga asli di marketplace. Purbaya menekankan kecanggihan tersebut bisa mencegah praktik underinvoicing.

“Mereka (Bea Cukai) sudah melakukan perbaikan dengan signifikan. Saya harapkan nanti Maret tahun depan (2026) gambaran Bea Cukai akan jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin,” ucap sang menkeu optimistis.

Purbaya pertama kali mengumumkan rencana pembekuan Bea Cukai pada Kamis (27/11). Dirinya menegaskan citra direktorat tersebut buruk dari segala arah, baik di media, di masyarakat, bahkan di mata Presiden Prabowo Subianto.

Berita Lainnya  Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

Ia juga tak segan mengganti fungsi dan tugas Bea Cukai dengan Suisse Generale Surveillance atau SGS3. Jika benar-benar terjadi, 16 ribu pegawai DJBC Kementerian Keuangan bakal dirumahkan.***

Baca artikel CNN Indonesia “Purbaya soal Ancaman ke Bea Cukai: Mereka Pintar, Cuma Perlu Digebuk” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251212123900-532-1305903/purbaya-soal-ancaman-ke-bea-cukai-mereka-pintar-cuma-perlu-digebuk#goog_rewarded.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

Hukum

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan